Pilkada koltim

Jokowi Bagikan Cenderamata, Masyarakat Abaikan Social Distancing

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kedatangan Presiden RI, Joko Widodo menarik perhatian masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari, Kamis (22/10/2020). Kunjungan perdana di kepemimpinannya bersama Ma’ruf Amin itu membuat warga rela berdesak-desakan. Padahal, Kota Kendari berada di zona merah Covid-19.

Kehadiran orang nomor 1 di Indonesia di “Kota Lulo” tersebut tentu menarik perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, meski upaya protokol kesehatan dilakukan selama kehadiran presiden untuk meresmikan Jembatan Teluk Kendari itu diterapkan, masyarakat tetap antusias ingin melihat lebih dekat presidennya, sekalipun melanggar protokol kesehatan.

Data sebaran Covid-19 di Kota Kendari.

Padahal, Kota Kendari masuk dalam zona merah Covid-19 dengan catatan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.172 orang, 766 orang positif di antaranya masih diisolasi; kasus suspek 236 orang, 25 orang di antaranya masih diisolasi, delapan kasus probable; dan kasus kontak erat terkonfirmasi 2.365 orang, 903 orang di antaranya masih diisolasi berdasarkan data Satgas Covid-19 Kendari hingga 21 Oktober 2020.

Kerumuman masyarakat semakin heboh tatkala Jokowi tiba di lokasi peresmian di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli. Aksi dempet-dempetan semakin menjadi-jadi saat Jokowi melemparkan baju dan buku ke arah masyarakat di sekitaran lokasi peresmian Jembatan Teluk Kendari. Bahkan, beberapa kali mobil presiden sempat berhenti untuk membagikan baju dan buku kepada masyarakat sehingga terjadi aksi saling dorong dengan Paspampres.

Surunudin
Masyarakat memadati lokasi peresmian Jembatan Teluk Kendari di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kamis (22/10/2020). (Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)

Pantauan Sultrakini.com, protokol kesehatan nampak terabaikan. Meski dipagari Paspampres dan aparat gabungan, masyarakat tetap antusias ingin melihat lebih dekat presiden. Anak-anak hingga orang tua memadati sekitaran lokasi peresmian jembatan. Lantas, tidak ada jaga jarak atau social distancing dalam situasi tersebut sebagaimana anjuran protokol kesehatan.

Yanti, salah satu masyarakat mengaku rela berdesak-desakan demi mendapatkan baju yang dibagikan Jokowi. “Saya dapat ji kasian baju, susahnya kita didorong-dorong mi juga,” singkatnya. (A)

(Baca juga: Jokowi Resmikan Jembatan Teluk Kendari “Arsitekturnya Menarik”)

Laporan: Riswan
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.