Festival Pesona Budaya Tua Buton

Juli 2019, Citilink Masuk Wakatobi

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Setelah beberapa kali tertunda, maskapai penerbangan Citilink kembali menjadwalkan akan terbang perdana pada 1 Juli 2019, dengan melayani rute penerbangan Kendari-Wakatobi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi, Nadar, mengatakan ia mendapatkan surat dari Kepala perwakilan Citilink Wakatobi, Perta Perangin Angin, terkait jadwal tersebut.

“Awalnya di jadwalkan Citilink masuk ke Wakatobi pada tanggal 24 Mei 2019, tapi tertunda, kemudian dijadwalkan 14 Juni 2019, tapi tertunda juga, tapi kami kembali disurati mereka berencana akan masuk perdana ke Wakatobi pada tanggal 1 Juli 2019 ini,” kata Nadar, Kamis (13/6/2019).

Ia berharap, rencana penerbangan perdana maskapai penerbangan berplat merah ini tidak lagi berubah, karena dengan adanya tambahan penerbangan akan membawa dampak positif bagi pariwisata Wakatobi.

“Salah satu faktor yang mempengaruhi angka kunjungan wisatawan adalah tambahan pesawat ke Wakatobi, karena sebagian wisatawan menggunakan pesawat,” paparnya.

Tambahnya, dengan masuknya Citilink ke Wakatobi, kemungkinan harga tiket pun akan ikut turun, karena sudah ada persaingan bisnis antara maskapai Citilink dengan Wings Air.

Kepala perwakilan Citilink Wakatobi, Perta Perangin Angin, membenarkan bahwa pihaknya berencana akan melayani rute penerbangan Kendari-Wakatobi pulang pergi (PP) mulai pada 1 Juli 2019.

“Rencananya tanggal 1 Juli pak. Tapi kalau ada perubahan kita infokan,” ucapnya kepada SultraKini,com melalui Whatsapp.

Ia menjelaskan untuk Citilink khusus ATR masih memperlakukan free 10 kilo bagasi. Sementara mengenai harga tiketnya, belum mengetahui harga pastinya. “Kita nunggu kalau uda dibalas sistemnya,” terangnya.

Jenis pesawat yang akan melayani rute penerbangan Kendari-Wakatobi, yakni ATR 72-600.

Pada tahun 2018 lalu, ada dua maskapai penerbangan yang melayani rute Wakatobi-Kendari yaitu Wings Air dan Garuda Indonesia, namun pada Desember 2018 Garuda menghentikan penerbangan ke Wakatobi.

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.