Jumlah Kasus Positif Corona di Kendari Tembus Ribuan Orang, 20 Orang Meninggal

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kasus Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tembus ribuan orang. Catatan jumlah kasus baru per harinya terbanyak sepanjang adanya Covid-19 di ibu kota provinsi ini, terjadi pada 23 September 2020, yakni 81 kasus.

Kota Kendari merupakan wilayah terbanyak penyebaran Covid-19 di antara 17 kabupaten/kota di Provinsi Sultra.

Hingga 24 September 2020, Satgas Covid-19 Kendari mencatat angka kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.064 orang, 354 orang di antaranya masih diisolasi, 690 orang sembuh, 20 orang meninggal.

Tercatat pula jumlah kumulatif kontak erat 2.141 orang, 679 orang di antaranya masih diisolasi dan 1.462 orang dinyatakan selesai.

Sementara total kasus suspek 236 orang, 25 orang di antaranya suspek masih diisolasi, 211 orang dinyatakan selesai, dan delapan kasus probable.

“Kemarin itu (23/9) yang paling terbanyak sepanjang adanya covid ini, yakni 81 orang,” jelas jubir satgas Covid-19 Kendari, dr. Algazali dalam siaran persnya, Kamis (24/9/2020).

yamaha

“Sekarang sudah seribu lebih. Saya berharap mari kita sama-sama mematuhi prokes (protokol kesehatan) karena kita ketahui, kemarin dikeluarkan perwali beserta edaran dan imbauan yang dikeluarkan oleh bapak gubernur untuk mencegah penularan Covi-19,” sambungnya.

Kota Kendari memiliki sebelas kecamatan, yakni Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Wuawua, Kadia, Puuwatu, Baruga, Poasia, Kambu, dan Nambo.

Kecamatan dengan zona merah di semua kelurahannya berada di Kadia, Wuawua, dan Kambu. Sedangkan zona hijau hanya berada di Kecamatan Nambo.

Sementara kecamatan dengan wilayah kelurahannya masih memiliki zona merah dan zona kuning tersebar di Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Puuwatu, Baruga, Poasia, dan Abeli.

Secara keseluruhan, kelurahan di Kota Kendari didominasi zona merah. (C)

Laporan: Riswan
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.