SULTRAKINI.COM: Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) akan merilis hasil penelitian Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (1 Desember 2017), diundur dari jadwal semula 29 November 2017. “Insya Allah akan dihadiri Ketua Dewan Pers,” jelas Sumadi Dilla di Kendari, Selasa (28/11/2017) pagi.

Jurnalistik UHO akan Release Indeks Kemerdekaan Pers Sultra dan Polling Online Pilgub
Sumadi Dilla (kanan) saat mengikuti presentase hasil penelitian IKP Sultra di forum Dewan Pers Jakarta.

Menurut Sumadi, IKP Sultra sebagai bagian dari penelitian nasional yang dilakukan di 30 provinsi oleh Dewan Pers pada tahun 2017. Hasilnya, IKP Sultra tahun 2017 masuk dalam kategori “sedang” atau “agak bebas”, pada kisaran nilai 67,99. 

Posisi IKP kategori “sedang” secara nasional dialami oleh 18 provinsi, sedangkan 12 provinsi lainnya tergolong cukup bebas.

Sumadi menjelaskan, metode pengumpulan data dalam penelitian IKP tersebut dilakukan melalui wawancara dan pengumpulan data sekunder, dengan memberi skor pada skala 0 – 100 pada pertanyaan yang dijawabnya dengan lima kategori, yakni; 0 – 30 adalah buruk sekali atau tidak bebas, 31 -55 kategori buruk atau kurang bebas, 56 – 69 kategori sedang atau agak bebas, 70 – 89 kategori baik atau cukup bebas, serta 90 – 100 dengan kategori baik sekali atau bebas.

Secara garis besar, IKP menggunakan tiga indikator, yakni lingkungan fisik dan politik, lingkungan ekonomi, dan lingkungan hukum. 

Berdasarkan tiga indikator utama tersebut, secara kumulatif IKP di 30 provinsi di Indonesia berada dalam posisi “agak bebas” (fairly free), membaik dibandingkan IKP tahun sebelumnya. Artinya, kemerdekaan pers di Indonesia mendekati bebas.

Release hasil IKP Sultra akan disampaikan di hadapan perwakilan media massa, akademisi, partai politik, dan penyelenggara pemilu (KPUD dan Bawaslu). Tujuannya, kata Sumadi, agar para pihak bisa memahami akan pentingnya arti kemerdekaan pers di suatu wilayah. Dengan demikian maka diharapkan IKP Sultra tahun-tahun mendatang dapat terus membaik sebagaimana yang terjadi pada skala nasional.

Acara release hasil IKP Sultra akan dilaksanakan di salah satu Warkop di Kota Kendari, dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan lain seperti diskusi media dan pilkada, deklarasi media sehat pilkada damai, serta launching polling online Pilgub Sultra 2018.

“Polling online ini dimaksudkan sebagai bentuk partisipasi dalam mensukseskan Pilgub Sultra sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata Sumadi.

Sementara itu, Dosen Jurnalistik FISIP UHO, Amos menjelaskan polling online ini merupakan kerja sama tiga lembaga, yakni Jurusan Jurnalistik FISIP UHO, Jurnal Survei Indonesia, dan SultraKini.com. “Survei awal polling akan melihat tiga variabel, yakni persepsi publik, sikap publik dan perilaku pemilih menjelang pemilihan Gubernur Sultra,” kata Amos.

Hasil polling nanti akan berguna bagi pasangan calon gubernur untuk mengetahui keinginan pemilih. (frirac)

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations