SULTRAKINI.COM: KENDARI - Ratusan kader Partai Golkar mengejar Nurdin Halid ke penginapannya di Hotel Grand Clarion Kendari, Kamis (19/10/2017) siang. Hal itu dilakukan karena Ketua Harian DPP Partai Golkar ini, tak mendatangi mereka di Kantor DPD I Golkar Sultra, lokasi dilakukannya aksi unjuk rasa.

Kader Golkar Sultra 'Kejar' Nurdin Halid ke Penginapannya
Aksi kader Golkar yang melakukan aksi di depan Kantor DPD I Partai Golkar Sultra. (Foto: Didul Interisti/SULTRAKINI.COM)

Oleh kader Golkar Sultra, Nurdin Halid diminta untuk menjelaskan alasannya mengeluarkan rekomendasi dukungan DPP ke calon yang tak melalui mekanisme partai, yakni Ali Mazi. Padahal menurut mereka, DPD II dan DPD I telah merekomendasikan tiga nama, LM. Rusman Emba, Asrun, dan Tina Nur Alam.

"Kami aksi hanya di sini (kantor Golkar Sultra) dan menunggu kehadiran Nurdin Halid untuk kami sampaikan penolakan kami kalau Golkar mendukung Ali Mazi," jelas Ketua AMPG Muna Barat, La Ode Agus.

Kader partai berlogo beringin ini, mulai bergerak dari Kantor DPD I Golkar Sultra sekitar pukul 12.45 Wita. Saat tiba diseberang Jalan Grand Clarion Hotel sekitar 13.00 Wita, massa yang dimotori Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) sempat memacetkan arus lalu lintas. Hanya sekitar 20 menit berorasi, tanpa bertemu Nurdin Halid mereka langsung kembali ke kantor DPD I lalu membubarkan diri.

Sebelumnya, kader Golkar ini menggelar aksi di kantor DPD I sejak pukul 10.00 Wita. Sambil bergantian orasi mereka membakar ban, memboikot separuh Jalan Abdullah Silondae, dan membentangkan dua spanduk bertuliskan penolakan ke Ali Mazi. Ini merupakan aksi keempat yang mereka lakukan.

(Baca: Lanjut Aksi Tolak Ali Mazi, Kader Golkar Tunggu Kehadiran Nurdin Halid)

Menanggapi hak tersebut, Nurdin Halid menganggapnya merupakan hal yang wajar. "Itu hal yang sangat biasa, itu namanya aspirasi. Tidak ada masalah," katanya di Grand Clarion Hotel Kendari, Kamis (19/10/2017).

Nurdin Halid sendiri dijadwalkan menghadiri deklarasi pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas dini hari pukul 14.00 Wita di Lapangan Eks MTQ Kendari.

Aksi unjuk rasa berawal pada 12 Oktober 2017 lalu dengan maksud menolak partai besutan Setya Novanto tersebut mendukung Ali Mazi. Sebab menurut mereka, Ali Mazi tidak melalui mekanisme partai.

Ditemui pada Selasa, 17 Oktober 2017 ketika rapat persiapan deklarasi, Ali Mazi mengungkapkan bahwa dirinya resmi ditunjuk oleh DPP Partai Golkar. Selain Dua partai lainnya, yakni Nasdem dan PKB. Sehubungan aksi protes tersebut, dia akan menyelesaikannya usai dilakukannya deklarasi.

"Kita sudah koordinasi, tapi koordinasinya lewat undangan, jadi karena mungkin mereka (Golkar) ada kesibukan berhalangan hadir. Insya Allah kalau setelah deklasi kita akan adakan pertemuan khusus dengan Golkar, Ridwan Bae kan teman saya, sahabat saya, pernah sama-sama di Golkar, ini hanya suasana kebatinan saja. Soal pakta integritas itu belum, itu setelah ada koordinasi dengan wakil saya baru kita pikirkan nantilah setelaj deklarasi," ucap Ali Mazi.


Laporan: Didul Interisti&Hasrun Tamrin

Ali Mazi usai menggelar rapat internal bersama pengurus DPW Partai Nasdem. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations