Kades di Konawe 'Bermain' Dana Desa, Masyarakat Geram

SULTRAKINI. COM: KENDARI- Pengalokasian anggaran miliaran rupiah yang digunakan sebagai penunjang pembangunan desa, ternya masih juga dimanfaatkan pemerintah desa untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Hal ini seperti yang terjadi di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.

Oknum Kepala Desa bernama Muhtar, diduga ‘bermain’ dengan anggaran tersebut. Dugaan tersebut terkait pembelian mesin kapal penangkap ikan yang menjadi program desa, seharusnya pembelian kapal dengan mesin berkapaitas besar namun masyarakat menerima mesin kecil sehingga dianggap tidak sesuai bestek.

“Padahal di desa lain, mendapat mesin yang besar, dengan permohonan yang sama, namun Kepala Desa malah membeli mesin kecil,” protes Antonius Kepala BPD (Badan Pengawas Desa) Bajo Mekar, Antonius, Senin (18/7/2016).

Fortune

“Kepala Desa juga tidak transparan dalam mengelola dana desa. Apa yang diinginkan masyarakat diindahkan,” ujarnya.

Lanjut, Antonius harusnya kades mengadakan rapat agar masyarakat mengetahui apa kendala soal serapan dana desa telah cair dari kabupaten.

“Setelah cair tidak pernah dirapatkan. Bahkan saya (BPD) ketika bicara dikatakan banyak urusan, padahalkan sudah jelas tugas BPD untuk mengawasi pelaksanaan dana desa,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.