Iklan Clarion

Kades Galanti Bantah Gelapkan DD 2016

SULTRAKINI.COM: BUTON – Kepala Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, La Jamil membantah tudingan terhadap dirinya yang dilakukan salah seorang warganya, MD atas aduan di Kejaksaan Negeri Buton yang diduga menggelapkan dana desa (DD) 2016 pada pekerjaan jalan penghubung Galanti 1 dan Galanti 2 di desa itu.

“Itu hal yang tidak mungkin, laporannya itu hanya meraih-raih saja, dari volume dan jumlah uang saja sudah salah,” kata La Jamil kepada SultraKini.com melalui sambungan telepon, Senin (8/1/2018).

Menurut dia, MD sengaja mencari kesalahan dirinya, karena ingin maju sebagai calon kepala desa. Meski begitu, dirinya siap diproses hukum jika semua itu benar. Namun, dia menganggap kejaksaan tidak akan memproses laporan tersebut jika tidak jelas.

“Kalau kita siap semua proses, kejaksaan itu bisa proses kalau jelas laporannya, tapi itukan dia (MD) hanya meraih-raih saja,” ujarnya.

Selain itu, Jamil juga membantah soal volume dan jumlah dana yang digunakan pada pekerjaan itu yang diadukan MD. Disebutkan, volume jalan tersebut lebih dari 900 meter dengan total dana lebih dari Rp 500 juta. Begitu juga dengan lebar jalan.

Baca Juga

“Itu pekerjaan jalan bukan 1.600 meter, yang sebenarnya 900 meter lebih, disitukan ada pajak, lebar jalan bukan 6 meter tapi 5 meter, dia itu hanya sebut gelondongan saja, apalagi mau sebut korupsi 300 lebih,” ucapnya.

“Laporannya di kejaksaan dengan di media itu beda. Di media 300 juta lebih, di kejaksaan hampir 300 juta, jadi laporannya itu tidak ada yang benar,” sambungnya.

Tidak hanya itu, dia mengaku, mengenai laporan pertanggunjawaban DD tidak perlu dirincikan secara detail kepada masyarakat. Karena pertanggungjawabannya di pemerintah daerah. Hal itu bisa dilakukan, jika ada dana yang dipungut di masyarakat.

“Bisa kita tanya-tanya di desa lain, jadi bukan kita mau rincikan semen itu berapa, besi berapa, harga Eksa (Alat Berat) berapa, bukan seperti itu,” ujar Jamil.

Laporan: La Ode Ali

Komentar
Loading...