Kadin Sultra Bakal Musprov ke- 7 Pemilihan Ketua Baru Periode 2021-2026 

SULTRAKINI. COM: KENDARI – Dalam waktu yang tidak lama lagi, organisasi pengusaha Indonesia yang bergerak dibidang perekonomian, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara bakal menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) yang ke -7 untuk pemilihan ketua umum baru periode masa jabatan 2021-2026.

Direncanakan oleh Stering Comite dan Panitia sebagai penyelenggara Musprov ke -7 Kadin Sultra, akan dilaksanakan pada awal tahun yakni tanggal 11 hingga 13 Januari 2021, di Hotel Claro Kendari.

Ketua Steriing Comitte (SC) Musprov Kadin Sultra, Muhammad Saleh, mengatakan sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) bab 7 pasal 22 tentang musyawarah, disebutkan bahwa sebulan menjelang pelaksanaan Musprov panitia berkewajiban memberikan pengumuman kepada publik terkait penyelenggaraan Musprov.

“Alhamdulillah sesuai dengan mekanisme dan aturan itu kita sudah umumkan secara transparan melalui media ke publik,” ungkapnya, saat  konferensi pers, Jumat (11/12/2020).

Untuk itu, katanya, bagi semua pengusaha di wilayah Sulawesi Tenggara yang berkeinginan menjadi Ketua Kadin Sultra diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bisa mendaftarkan diri di Kantor Kadin dengan mencantumkan beberapa persyaratan yang sudah ditentukan dalam AD/ART.

Adapun persyaratan yang harus dilengkapi oleh calon Ketua Kadin diantaranya seorang pengusaha, harus sudah memiliki kartu keanggotaan Kadin (KTA) selama tiga tahun berturut-turut, dan lain-lainnya.

“Untuk persyaratan lengkapnya bisa langsung diperoleh kepada panitia di kantor pendaftaran atau bisa dilihat dipapan pengumuman yang sudah kami siapkan maupun dimedia. Soal pendaftaran telah resmi kita buka hari ini (Jumat, 11/12) sampai dengan 4 Januari 2021, penyerahan berkas pencalonan sudah harus diterima panitia selambat-lambatnya 7 hari sebelum Musprov,” urainya.

Katanya, jika tidak aral melintang Musprov ke-7 bakal dihadiri dan dibuka langsung oleh pengurus pusat Kadin Indonesia diantaranya, Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia, Anindya N. Bakrie, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Konstruksi dan Infrastruktur, Erwin Aksa, dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Pangan Strategis, Juan P. Adoe, beserta rombongan.

“Insya Allah H -7 pelaksanaan, panitia sudah telah memastikan kehadiran mereka nantinya, dan itu sudah dikonfirmasi, mereka siap hadir,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaan Musprov ke -7 ini yang berhak dan memiliki suara penuh dalam pemilihan Ketua Umum Kadin Sultra periode 2021-2026 ini yakni sebanyak 55 suara dari 11 pengurus Kadin kabupaten/kota di Sultra, 6 suara pengurus Kadin karateker, dan 3 suara dari asosiasi pengusaha diantaranya, Aspanji, Gapensi, dan Impera.

“Total keseluruhan yang memiliki suara sah itu yang diperebutkan dalam Musprov ini sebanyak 64 suara,” ungkapnya.

Koordinator Acara Musprov Kadin Sultra, Laode Baladin, menambahkan bahwa disamping pelaksanaan musyawarah, Musprov kali ini juga diharapkan adanya partisipasi dari para stakeholder di dunia usaha atau para prinsipal-prinsipal yang menguasai merek-merek tertentu di Sultra untuk bisa memamerkan produk usahanya yang dipasarkan langsung di Sultra, sekaligus turut serta dalam musyawarah.

Yang kedua, katanya, pokok utama atau tema dalam Musprov tahun ini yakni ‘Sultra Jaya Indonesia Maju’. Tema ini sengaja dipilihnya, karena melihat peluang daerah Sultra sangat strategis di Indonesia.

Pasalnya, Sultra ini menjadi sebagai salah satu episentrum nikel terbesar di dunia. Dimana bahan bakar emisi saat ini sudah mulai ditinggalkan dan beralih ke baterai dengan kandungan litium yang bahan dasarnya yakni nikel.

“Nikel terbesar saat ini ada di Sultra, jadi tidak salah kalau Sultra jadi masa depan ekonomi dunia,” ungkapnya.

Olehnya itu, dia berharap di moment Musprov nanti, semua peserta aktif di Kadin Indonesia dan semua peserta bisa mendengarkan penjelasan Kadin Sultra betapa pentingnya peran daerah Sultra dalam pengembangan dan kebangkitan ekonomi dunia.

“Olehnya itu pengusaha lokal di Sultra harus bisa ambil bagian dan kita harapkan bukan menjadi penonton di daerah sendiri,” pungkasnya.

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.