SULTRAKINI.COM: MUNA - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (Forhati) Kabupaten Muna-Muna Barat melaksanakan pembukaan Musyawarah Daerah pada 6-7 November 2017.

KAHMI Muna dan Mubar Gelar Musda Berbarengan
Bupati Muna, LM. Rusman Emba, sekaligus presedium KAHMI Provinsi Sultra saat membawakan sambutannya dalam pembukaan Musda KAHMI dan FORHATI Kabupaten Muna dan Muna Barat. (Foto: Arto Rasyid/SULTRAKINI.COM)

Mengusung tema membangun daerah yang berkeadilan mewujudkan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Musda digelar di alun-alun Kota Raha yang dihadiri kartaker KAHMI Kabupaten Muna, Ashar Dulu, Presedium Majelis KAHMI Sultra, unsur Forkopimda, Kepala SKPD, toko masyarakat, toko pemuda dan para alumni HMI.

Karteker KAHMI Kabupaten Muna, Ashar Dulu mengatakan pelaksanaan Musda dilandasi oleh kondisi pengurus organisasi KAHMI sebelumnya. Musda kembali digelar setelah pelaksanaan yang pertama berlangsung 2004 lalu. Sementara Kabupaten Muna Barat merupakan momen pertama  pembentukan KAHMI.

"Kita mengedepankan musyawarah dan mufakat, untuk menghimpun dan menyatukan alumni-alumni HMI yang berkecimpung atau berkarya di berbagai sektor. Olehnya itu, melalui Musda ini satukan kekuatan untuk bisa mengambil peran mengantar kebesaran HMI untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT," kata Ashar Dulu dalam sambutannya, Senin (6/11/2017).

Dikesempatan yang sama, Bupati Muna, LM. Rusman Emba mengatakan Musda ini bukan untuk saling unjuk kekuatan, tetapi bagaimana kita diberi tanggung jawab. Saatnya membangun komunikasi yang baik untuk kemajuan daerah.

"Daerah kita ini harus dibangun dengan kecintaan, karena saya yakin itu merupakan sesuatu yang lebih untuk membangun daerah dalam rangka mengejar ketertinggalan Kabupaten Muna. Saya kira, ini momentum yang luar biasa, agar KAHMI terus eksis. Hari ini kita bisa melihat semua kader HMI mewarnai segmen yang ada," terang Rusman Emba selaku Presedium KAHMI Sultra, sekaligus membuka Musda KAHMI dan FORHATI.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda KAHMI, Iksan Rantas mengungkapkan Musda ini dilaksanakan dalam bentuk gabungan antara Kabupaten Muna untuk yang ke-II dan Muna Barat untuk pertama. Selain itu merupakan sebuah momentum dalam merekatkan kembali hubungan yang selama ini mulai merenggang. Sebab seyogyanya, kedua kabupaten ini tidak bisa dipisahkan meski secara legalitas terpisah wilayah administratif.

Musda KAHMI juga bertujuan bagaimana membina atau memupuk tali silaturahmi sesama kader hijau hitam, kemudian dapat terjalin kemitraan yang pada muaranya akan meningkatkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

"Digelarnya Musda ini merupakan keinginan dari KAHMI Provinsi, dan kiranya kita bisa melepas semua sekat-sekat, perbedaan pandangan dan permusuhan selama ini dan saatnya kita bahu membahu membangun daerah baik Muna dan Muna Barat," ujar Iksan.

Pantuan SultraKini.Com, pembukaan Musda KAHMI dan FORHATI dirangkaikan dengan pemilihan ketua KAHMI Muna dan Muna Barat dan ketua Forhati Kabupaten Muna dan Muna Barat yang akan dilaksanakan di gedung Galampano Kantolalo.


Laporan: Arto Rasyid

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations