Kakanwil Sultra: Warga Binaan Terbukti Bermain Narkoba Akan Saya Kirim di Nusakambangan

SULTRAKINI.COM:KENDARI – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sofyan, memantau kegiatan rehabilitasi sosial warga binaan penyalahguna narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, di Selasa (21/1/2020).

Sebanyak 100 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kendari dijadwalkan untuk mengikuti proses rehabilitasi tersebut selama lebih kurang satu tahun. Untuk 6 bulan pertama diikuti oleh 60 WBP sedangkan pada tahap 6 bulan berikutnya akan diikuti 40 WBP.

Dalam kunjungan ini, Sofyan meminta kepada WBP yang mengikuti rehabilitasi tersebut agar betul-betul memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan.

“Ini adalah produk unggulan Kementerian kita, tolong diikuti dengan sepenuh hati sehingga teman-teman bisa betul-betul lepas dari narkoba setelah keluar dari sini,” ujarnya, Selasa (21/1/2020).

Sambil duduk melantai bersama WBP, Sofyan berharap kepada mereka agar tidak bermain-main dengan barang haram tersebut.

Kampus

“Narkoba itu susah untuk kita bersihkan maka butuh kesadaran teman-teman semua. Sekarang banyak berita yang selalu mengatakan jaringan Lapas. Kalau ada yang benar-benar terbukti, saya akan kirim di Nusakambangan orang itu,” tegasnya.

Untuk diketahui, proses rehabilitasi tersebut bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra sebagai bantuan tenaga asesor dan psikolog, Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) sebagai tenaga konselor adiksi dan Yayasan Muhlisina Lahuddin sebagai tenaga pengajar religi Islam.

Diakhir sambutannya, Sofyan berharap kegiatan tersebut mampu memberikan hasil yang maksimal sesuai harapan.

“Terimakasih teman-teman konselor, tolong berikan yang terbaik untuk teman-teman disini. Untuk teman-teman warga binaan tolong disikapi dengan baik,” tutupnya.

Laporan: La Niati
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.