Kapal Pesiar Australia Bawa 41 Turis ke Wakatobi

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Kapal pesiar Nobel Caledonian Sky yang membawa 41 turis lokal dan mancanegara tiba di Wakatobi, Selasa (23/2/2016).Acara penjemputan dipimpin langsung oleh Bupati Wakatobi, Ir Hugua di pelabuhan Wanci (Pangulubelo), dihadiri beberapa kepala SKPD lingkup Pemda Wakatobi.Kedatangan para turis ini akan melakukan Diving di Pulau Hoga, berkunjung di Benteng Liya dan di pemukiman Suku Bajo.Kapal pesiar ini mulai melakukan pelayaran di Queensland (Australia), menuju Agast – Triton Bay – Kei – Banda – Wakatobi – Buton – Tana Toraja – Taka Bonerate – Rinca – Satonda – Beno Bali.Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wakatobi, Nadar mengatakan, kedatangan kapal pesiar ini bukan merupakan yang pertama dan terakhir kalinya, namun ini akan terus berkelanjutan karena pada bulan Maret nanti kapal tersebut akan kembali masuk di Wakatobi untuk membawa touris.\”Namun ini akan tergantung kepada sejauh mana kesiapan kita untuk menerima dan menyambut dengan baik kunjungan wisata kapal pesiar ini. Kita sadari bahwa kalau ini bisa terus berkelanjutan akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat kita,\” ucapnya.Sebelumnya, kata Nadar, pihaknya diberitahu ada 100 lebih turis yang akan datang dengan kapal pesiar ini. Namun karena yang lain masih berhalangan datang, jadi hanya 41 turis yang sempat ikut. Namun dia yakin di bulan Maret nanti akan lebih banyak lagi yang datang.Dirinya berharap, ini akan menjadi pengalaman pertama yang baik bagi para turis dan juga para operator wisata turis ini, agar saat mereka balik dari Wakatobi bisa saling menyampaikan pengalaman menyenangkan selama di Wakatobi.\”Kita berharap indikasinya bukan cuma Kapal Nobel Caledonian Sky ini yang akan masuk di Wakatobi, tetapi juga akan ada kapal lain, karena banyak operator dan juga banyak kapal turis yang sebenarnya tertarik untuk masuk ke Wakatobi. Dan mungkin ini merupakan rintisan awal yang bisa membuka jalan juga bagi kapal pesiar yang lain untuk masuk ke Wakatobi,\” katanya.41 turis ini berasal dari beberapa negara, yaitu Inggris 28 orang, Amerika 3 orang, Italy 1 orang, Belgia 2, Australia 2 orang, Swedia 1 orang dan Indonesia 2 orang.(C)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.