Iklan Clarion

Kapolda Sultra Akan Buka Turnament Balapan Trail Ojek Tani di Konawe

SULTRAKINI.COM: KENDARI -Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol Iriyanto, dijadwalkan berkunjung di Kelurahan Puuduria, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe pada Sabtu (2/3/2019).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam agenda silahturahmi bersama masyarakat petani dan sekaligus membuka turnamen Trail Ojek Tani di Kelurahan Puuduria.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Kita ketahui bahwa daerah Konawe ini memiliki potensi yang besar pada bidang pertanian dan perkebunan. Perlu banyak sentuhan yang harus diberikan kepada para petani ini, baik perhatian mendukung kegiatan pertanian dengan memberikan bantuan. Hal ini dilakukan untuk dapat memacu semangat masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian yang ada di wilayah ini,” ujar Iriyanto.

Jenderal bintang satu ini menambahkan, tugas kepolisian tidak hanya bergerak sebagai penegak hukum. Sisi fungsi lainnya juga mendukung kegiatan masyarakat seperti halnya pertanian.

“Polri saat ini terus berupaya lebih dekat berada di tengah masyarakat dengan memberikan dukungan pada sektor pertanian, perkebunan dan peternakan. Hal ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Polri yang promoter dan humanis. Polisi tidak lagi dikenal sebagai sosok yang garang dan harus ditakuti, namun kami justru ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Polri pengayom dan pelayan masyarakat,” terangnya.

Kaitanya dengan turnamen trail ojek tani, lanjut Iriyanto, merupakan terobosan yang digerakan untuk menarik perhatian dan minat daerah lain dalam agrowisata pertanian.

“Turnament ini juga sebagai momentum untuk kami dari institusi Polri untuk dapat bertatap muka langsung dan mengenal lebih dekat kepada masyarakat petani. Selain memberikan hiburan, kami berharap para petani ini bisa terus termotivasi dalam kegiatan pertanian yang dapat meningkatkan hasil panen, menuju swasembada pengan,” jelasnya.

Untuk diketahui Ojek gabah sendiri menggunakan motor yang sengaja dimodifikasi sedemikian rupa untuk memudahkan proses pengangkutan gabah petani. Ojek gabah ini melintasi areal persawahan dan jalan usaha tani saat musim panen tiba.

Peserta akan berkompetisi di arena balap yang menggunakan lahan persawahan. Masing-masing peserta akan dibebankan sambil membawa padi yang dimasukan dalam karung di arena balap.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.