Iklan Clarion

Kartu KIS Tidak Berlaku, Pasien di RSUP Bahteramas Terpaksa Membayar

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Musran (56), salah satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Umum Provinsi Bahteramas, Sulawesi Tenggara (Sultra), kini hanya bisa pasrah terbaring lemas.

Pasalnya, kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki pria paruh baya itu, tidak berlaku lagi untuk menebus biaya pengobatannya di RS.

Padahal, sejak kartu KIS itu dibagikan oleh pemerintah, belum pernah digunakan. Namun nyatanya, tanpa sebab kartu tersebut mendadak dinyatakan telah nonaktif dan tidak dapat digunakan di RS.

“Waktu semalam masuk di ruang IGD, bapak saya berlaku umum karena kartu KIS nya tidak berlaku. Saya diarahkanlah ke kantor BPJS Kesehatan. Jawaban dari pihak BPJS bahwa kartu KIS milik bapak saya telah dinonaktifkan. Namun, belum jelas apa alasan sehingga kartu itu dinonaktifkan, padahal sejak pertama dibagikan belum pernah digunakan untuk berobat,” kata anak pasien, Nurlan, saat dijumpai di RS Bahteramas, Rabu (8/8/2018).

Sementara itu, Humas RSUP Bahteramas, Masitah, mengatakan pihaknya tetap memberikan pelayanan terhadap pasien tersebut. Meski, kartu KIS-nya dinonaktifkan.

“Kita tetap memberikan pelayanan kepada bapak Musran, sambil mengurus kartu jaminan sosialnya itu yang dinonatifkan. Tetapi, untuk biaya pelayanannya sementara kita berlakukan umum atau dengan menjamin sambil menunggu konfirmasi dari pihak BPJS,” kata Masitah, diruang kerjannya, Rabu (8/8/2018).

Pantuan SultraKini.com, warga asal Kecamatan Kapoeala, Kabupaten Konawe, itu masih dirawat di ruang IGD RSUP Bahteramas.

Untuk diketahui, program JKN-KIS merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Jokowi-JK yang tercantum dalam Nawacita ke-5, yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia.

Laporan : Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.