Iklan Clarion

Kasat Pol PP Konawe Sebut Dirinya Punya Izin Membunuh

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Penodongan pistol oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP dan Damkar) Konawe, Syahlan Saranani kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Konawe, Loiman pada Jumat (22/12/2017) menjadi perbincangan hangat.

Dibalik peristiwa tersebut, ternyata ada sebuah perkataan yang dilontarkan Syahlan yang menjadi bahan perhatian. Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Konawe itu mengungkapkan jika dirinya memiliki surat izin, bahkan untuk membunuh sekali pun.

Perkataan itu dilontarkan ketika ia hendak datang menenangkan Loiman yang tengah marah-marah di lobi kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Konawe. Kemarahan itu dipicu, akibat belum adanya pencairan untuk instansinya.

Tidak lama kemudian, Syalan tampak datang. Ia menanyakan, alasn Lioman mengamuk. Saat itu ia langsung mengeluarkan pistolnya dan memberikannya kepada Loiman untuk digunakan kalau memang ia tengah mengamuk. Namun Loiman menolak.

Ketika itu, Syahlan sempat menodong postol yang ia pegang dan menarik pelatuknya. Ia juga sempat menodongkannya ke punggung Loiman. Namun Loiman malah menantang balik dan mengatakan dirinya tidak takut.

Ketika itu, Loiman melempar kata bahwa dirinya akan melapor ke pimpinan karena merasa diancam oleh Syahlan.

Baca Juga

“Saya lapor, ko ancam saya. Biar dengar atasan,” kata Loiman.

Perkataan itu pun ditimpali Syahlan dengan nada angkuh. Ia mengatakan jika dirinya punya surat izin untuk membunuh sekalipun.

“Saya itu lengkap surat-surat. Membunuh saja jadi,” timpal Syahlan.

Setelah perbincangan itu, keduanya keluar ruangan. Syahlan tampaknya hendak pulang. Sedangkan Loiman masuk kembali ke kantor BPKAD.

(Baca: Ini Penyebab Kabag Kesra Konawe ‘Ngamuk’, Hingga Ditodongkan Pistol)

Laporan: Mas Jaya

Komentar
Loading...