Iklan Clarion

Kasus Ilegal Loging Bobi Siap Diparipurnakan DPRD Butur

SULTRAKINI.COM : BUTUR – Kasus dugaan ilegal loging yang disangkakan kepada salah seorang anggota DPRD Butur, Herman Yanto alias Bobi memasuki babak baru. Hal ini setelah Badan Kehormatan (BK) dewan menyerahkan draf tata beracara kepada ketua DPRD Rukman Basri.

 

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Penyerahan draf tata beracara ini dilakukan langsung oleh ketua BK DPRD Butur, Muliadin Salenda di ruang kerja Rukman Basri, Senin (18/4).

 

Menurut Muliadin, pihaknya sudah koordinasi dengan ketua dewan tentang tata beracara sebagai protap BK dalam menindaklanjuti anggota DPRD yang bermasalah. \”Draf tata beracara sudah di meja pimpinan. Sekarang tinggal diagendakan kapan akan diparipurnakan,\” kata legislator Demokrat ini.

 

Sejak diangkat sebagai ketua BK, kata dia, agenda pertamanya adalah menyusun tata beracara. Dan hari ini, drafnya telah ada dan siap untuk diparipurnakan, tapi semua tergantung pimpinan yang mengagendakan.

 

Munurut Muliadin, BK tidak mencampuri urusan hukum Herman Yanto, tetapi BK hanya melaksanakan persidangan etik berdasarkan draf tata beracara.

 

Ia menuturkan, saksi pelanggaran kode etik terberat adalah pemecatan. Namun, BK tidak berani mengambil sikap jika belum ada putusan ingkrah dari pengadilan. \”Kami tidak langsung main sikat. Tapi sudah dikonsultasikan juga ke Mahkamah Kehormatan DPR RI,\” katanya.

 

Ketua DPRD Butur, Rukman Basri mengakui sudah menerima draf tata beracara tersebut. Pun demikian, masih dibahas ditingkatan pimpinan untuk diparipurnakan.

 

\”Tadi ketua BK sudah melaporkan bahwa draf tata beracaranya sudah siap,\” kata legislator PAN ini di ruang kerjanya, Senin (18/4).

 

Dijelaskan, draf tata beracara ini mengatur semua perilaku maupun tindakan anggota DPRD Butur, sehingga dijadikan protap. Termasuk bagaimana menerima aduan maupun aspirasi masyarakat ada dalam draf tersebut.

 

Tata beracara ini mengatur mekanisme penindakan anggota DPRD yang melakukan pelanggaran tatib dan kode etik. \”Bukan hanya persoalan Bobi (Herman Yanto), tapi semua anggota dewan,\” tuntas bendahara DPD PAN Butur ini.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.