Kawasan Kumuh Kali Kadia Ditata, Namun Masih Terkendala

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Keseriusan Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir dalam menata Kota Kendari menjadi kota layak huni dengan beragam spot wisata kembali ditunjukan dengan menyulap salah satu tempat di kawasan Kali Kadia yang terletak di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan sejumlah dana yang tidak sedikit sejak Tahun 2020 untuk membuat kawasan area Kali Kadia nampak lebih layak dan memperindah  Kota Kendari.

“Kawasan yang dulunya kumuh kini kami tata sedemikian rupa sehingga terlihat lebih indah, dan enak dipandang oleh mata,” ucapnya, Jumat ( 22/1/2021)

Sulkarnain mengungkapkan bahwa proyek penataan Kali Kadia mestinya sudah rampung di Tahun 2020 lalu, namun terkendala akibat sebagian anggaran yang di alokasikan pada penanganan Covid-19 sehingga harus melewati batas yang telah di prediksi.

“Sebenarnya kita harus tuntaskan di Tahun 2020 tapi karena Covid sehingga fokus anggaran kita sangat signifikan, akhirnya kemarin kita putuskan paling tidak ada yang bisa kita tunjukan ke masyarakat kalau Kali Kadia rampung seperti itu contohnya, sehingga kita tidak sulit lagi meyakinkan berbagai pihak bahwa Kali Kadia akan kita tata seperti itu, itu masih kecil sekali, cuma sekitar 2,7 miliar yang kita porsirkan,” jelas Sulkarnain.

Sul sapaan akrab Sulkarnain berharap, di Tahun 2021 penataan Kali Kadia bisa rampung. Ia juga akan mencoba meyakinkan pemerintah pusat dalam penataan kawasan tersebut dan segera merampungkan sisa yang belum terealisasikan.

“Itukan cukup banyak sebenarnya biaya yang kita butuh kan tapi ini kan bertahap dan mudah-mudahan tahun ini bertambah lagi, kurang lebih tiga ratus meter yang akan kita tambah dan sisahnya kita akan coba yakinkan pemerintah pusat bahwa desainnya sudah selesai semoga ingin membantu untuk menyelesaikan Kali Kadia yang sudah kita tata sedemikian rupanya,” terangnya.

Penampakan bantaran Kali Kadia kini semakin tertata sehingga dapat menarik khususnya masyarakat Kota Kendari untuk menjadikan tempat bersantai dan menjadikan tempat wisata. (C)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.