Iklan Clarion

Kemenpar Jajaki Pasar Yachter Selandia Baru dan Fiji

SULTRAKINI.COM: JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menyambangi Selandia Baru dan Fiji untuk memprovokasi yachter kedua negeri itu datang ke Indonesia.\”Kami akan datangi yachter Fiji pada 20 Juni,\” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. \” Khusus Selandia Baru, kami akan datang ke Auckland dan Opua pada 22 dan 24 Juni,\” jelasnya.Menurut Arief Yahya, Tim Percepatan Wisata Bahari yang dipimpin Indroyono Soesilo telah melakukan deredulasi yacht.\”Beliau itu ahlinya maritim dan pernah menjabat sebagai menko kemaritiman,\” kata Menpar Arief Yahya. \”Salah satu sukses Indroyono adalah deregulasi ijin masuk yacht dan kapal pesiar.\”Wisata bahari dengan perahu yacht selama ini masih dianggap seksi. Potensi pemasukan devisa wisata yacht sangat besar, dengan rata-rata belanja wisatawan per hari 500 sampai 1.000 dolar AS.Lama singgah wisatawan yacht tidak dalam hitungan hari, tapi pekan. Bahkan wisatawan yacht bisa berada di satu tempat selama satu bulan.Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana mengatakan, tidak keliru jika Kemenpar menargetkan yachter dari negara-negara sekeliling Indonesia.\”Kami serius menggarap pasar ini, karena potensi pemasukannya sedemikian besar,\” kata Pitana.Sebagai negara bahari, Indonesia terdiri dari 17.000 pulau. Garis pantai mencapai 80 ribu kilometer, dengan 50.875 kilometer terumbu karang, 51 persen dari terumbu karang di selatan dan timur Asia.(Kemenpar RI)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.