SULTRAKINI.COM: Logika sederhananya untuk menurunkan berat badan maka asupan kalori sehari-hari perlu dikurangi agar tidak lebih besar dari kebutuhan tubuh. Caranya dengan menjaga diet makanan dan menambah aktivitas fisik atau olahraga.
Kenapa Melewatkan Sarapan Tidak Baik untuk Diet ? Ini Alasannya
Meskipun sedang diet, jangan pernah lewatkan sarapan. (Foto: thinkstock)

Menurut peneliti mengurangi asupan kalorinya dengan sengaja melewatkan sarapan kurang tepat karena bisa jadi membawa dampak buruk yang lebih banyak.

Ada banyak bukti observasi tentang konsumsi sarapan. Orang-orang yang rutin sarapan justru cenderung lebih kurus dari orang lain," kata ahli fisiologi manusia Dr Javier Gonzalez dari University of Bath.

Studi yang dipublikasi di Journal of Physiology melihat bahwa reaksi tubuh terhadap sarapan dapat berbeda-beda. Pada orang kurus melewatkan sarapan memang dapat mendorong sel-sel tubuh untuk membakar lemak sebagai energi cadangan, namun reaksi ini tidak ditemukan pada mereka yang kegemukan.

Malah pada orang yang gemuk, ketika mereka sarapan sel tubuhnya tidak sensitif terhadap peningkatan gula darah. Peneliti menyebut kemungkinan ini cara tubuh beradaptasi agar tidak semakin banyak menimbun lemak.

Oleh karena itu menurut Javier bila orang gemuk yang melewatkan sarapan dirinya malah akan semakin berisiko menambah berat badan karena kurang aktivitas fisik. Tanpa sarapan seseorang bisa lebih merasa lemas dan malas untuk melakukan apa saja.

"Kalau Anda ingin mencoba diet dengan semacam berpuasa, sadari bahwa aktivitas fisik Anda mungkin akan sedikit berkurang," kata Javier seperti dikutip dari ABC Australia, Jumat (22/12/2017).

"Dengan menyadari hal tersebut mungkin Anda dapat melawannya. Mungkin Anda bisa menyempatkan diri untuk olahraga di pusat kebugaran," pungkas Javier.


Sumber: detik.com

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations