Kendari Banjir Lagi

SULTRAKINI.COM: Ratusan rumah tempat tinggal dan toko di sejumlah tempat dalam wilayah Kota Kendari kembali terendam banjir setelah kota ini diguyur hujan berkepanjangan dalam sepekan terakhir. Sejumlah toko di poros Anduonohu, Jalan Jend AH Nasution dan Jalan Bunggasi nampak terendam banjir pada Senin (25 Juni 2018). Demikian pula rumah warga yang ada di sekitarnya.

Titik-titik banjir dengan ketinggian hingga 50 sentimeter, kali ini merupakan ulangan dari banjir pada tahun-tahun sebelumnya.

Wilayah Anduonohu yang ikut kebanjiran adalah pemukiman warga di belakang Hotel Atomy. Di sini air meluap di badan jalan raya, Jalan Kedondong yang menghubungkan pasar Anduonohu dengan Jalan Madusila. Akibatnya kendaraan yang telanjur melintas harus balik haluan.

Selain di Anduonohu, langganan banjir terjadi di sekitar kali Wanggu, Kelurahan Lepolepo (Baruga). Warga mengamankan barang-barangnya di tempat yang agak tinggi, seperti di Jalan H Lamuse.

Bahkan banjir di bentaran kali Wanggu terjadi sejak Ahad (24 Juni 2018). Pihak terkait seperti Basarnas, TNI, Polri dan pemerintah setempat sudah membantu mendirikan tenda-tenda pengungsian.

Ketua Tagana Sultra, Alham, mendata sebanyak 37 rumah yang terendam banjir di sekitar kali Wanggu tersebut.

Sebelumnya, pada Mei 2017, banjir juga terjadi di sejumlah tempat. Banjir saat itu juga terjadi di Kota Lama, seperti Kampung Salo, Jalan Lasolo dan Jl. DR. Moh Hatta.

Sejauh ini belum ada laporan apakah di kota lama dan sekitarnya ikut terkena banjir tahun ini atau tidak.

Namun demikian, hujan yang terjadi hampir merata di semua wilayah Kota Kendari, bahkan beberapa tempat di Sulawesi Tenggara.

Akibatnya, beberapa pohon ikut tumbang dan mengganggu aktivitas masyarakat, sebagaimana terjadi di Konawe Selatan, Selasa pagi.

Bukan hanya itu, sejumlah pesawat tidak jadi mendarat di Bandara Haluoleo Kendari, menyebabkan penumpukan penumpang di sana.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari memprediksi hujan di Kota Kendari dan sekitarnya masih akan turun lebat hingga tiga hari ke depan akibat perlambatan angin dan kelembaban atmosfir yang cukup basah pada lapisan 850 mb dan 700 mb.

Laporan: shen

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.