Iklan Clarion

Kepribadian Pengaruhi Kesehatan Tubuh, Ini Penjelasannya

SULTRAKINI.COM: Diketahui bahwa kepribadian masing-masing orang berpengaruh terhadap sifat dan sikap mereka dalam menghadapi segala hal. Tak banyak yang tahu bahwa kepribadian juga bisa berpengaruh besar terhadap kesehatan tubuh.

Dilansir dari boldsky.com, ini dia penjelasannya.

1. Pemalu

Jika seorang yang pemalu, maka masalah terbesar yang dihadapi adalah ketakutan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bahkan, juga memiliki sikap yang lebih waspada ketika ada salah satu anggota keluarga yang agresif dan senang blak-blakan.

Menurut penelitian yang dilakukan di Northwestern University, Chicago, karena pemalu suka menghindari interaksi sosial, maka mereka berisiko untuk mengalami serangan jantung atau stroke sebanyak 40 persen lebih tinggi dibandingkan dengan si ekstrovert. Sifat pemalu ini pula yang membuat mereka sering mengalami gagal berkomunikasi yang menyebabkan banyak penyakit yang tidak terdeteksi dengan baik.

2. Mudah khawatir

Sifat mudah khawatir yang diderita seseorang juga akan membuat rentan mengalami stres. Kemudian stres ini menimbulkan gangguan makan, sindrom metabolik, neurosis, dan psikosis.  Agar sifat mudah khawatir tak berubah jadi penyakit berbahaya, maka harus memiliki keberanian untuk menghentikan kekhawatiran yang berlebihan, juga harus fokus pada solusi daripada mengkhawatirkan hal yang bahkan belum terjadi.

3. Optimis

Sifat optimis menjadikan seseorang mudah melihat dari sudut pandang positif dari semua hal yang terjadi. Dan kesehatan tubuh pun mengikuti perilaku positif ini.

Menurut penelitian dari Mayo Clinic, sifat optimis bisa mengurangi risiko kematian hampir 50 persen. Hal yang kedua, si optimis memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik. Ketiga, sifat optimis juga menghindarkan stres. Hal ini tentu saja sangat baik untuk mendukung kesehatan fisik dan mental.

4. Argumentatif

Mereka yang argumentatif mudah untuk tersulut emosi dan mengajak berdebat siapa saja entah itu keluarga, teman, atau pasangan. Dan menurut penelitian yang dilakukan di University of Utah, mereka yang memiliki sifat ini lebih berisiko tinggi terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang lebih tenang.

Penelitian ini juga menemukan fakta menarik bahwa wanita yang kerap bertengkar di rumah tangga mereka lebih mudah mendapatkan pengerasan arteri. Sementara kaum pria akan mudah mengembangkan aterosklerosis di pembuluh koroner mereka.

5. Disiplin

Orang yang disiplin cenderung memiliki kondisi batin yang stabil dan kuat. Mengapa, sebab mereka menjunjung tinggi komitmen dan hal ini akan mengilhami mereka untuk melakukan hal yang sama di setiap aspek kehidupan mereka.

Selain itu, penelitian dari University of California menemukan bahwa orang-orang yang disiplin cenderung hidup sampai 4 tahun lebih lama dibandingkan dengan mereka yang impulsif.

6. Romantis

Mereka yang romantis akan cenderung melakukan kontak fisik dengan pasangan mereka. Dan dari kontak fisik ini, entah itu pelukan, ciuman, atau hubungan seks bisa meningkatkan oksitosin dalam darah. Hasil positif yang didapat adalah tekanan darah yang rendah.

Sumber: merdeka.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.