SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR - Tanaman singkong gajah kurang diminati masyarakat di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara. Masyarakat setempat lebih menyukai jenis tanaman jangka pendek, seperti jagung dan cabai.
Kerja Sama Budidaya Singkong Gajah Pemda Koltim Terancam Gagal
kadis pertanian KOLTIM.Fotohasrianty SULTRAKINI.COM

"Masyarakat Koltim kurang berminat, mungkin karena tanaman itu jangka panjang hingga sembilan bulan baru dapat diolah. Sedangkan masyarakat, menyukai tanaman jangka pendek. Padahal kami sudah melakukan upaya, kami melakukan MoU dengan PT Sidomuncul dan Bank Sultra," kata Kepala Dinas Pertanian Koltim, Lasky Paemba, Jumat (20/10/2017).

Acuhnya masyarakat, berdampak pada terancamnya pengelolaan tanaman singkong gajah hasil kerja sama Pemerintah Daerah Koltim dengan PT Sidomuncul yang disepakati pada 2016. Sebab sampai dipenghujung tahun 2017, budidaya singkong gajah di wilayah ini belum juga terealisasikan.

Menurut Salah Seorang Warga Desa Lamunde, Kecamatan Tinondo, Dian, sebagian masyarakat setempat tak tahu menahu sehubungan budidaya singkong gajah melalui kerja sama pemda itu. "Kami tidak tahu 

tanaman singkong gajah yang diupayakan Pemda dan kerjasamanya dengan salah satu perusahaan itu, belum ada sosialisasi terkait itu,” ujar Dian.


Laporan: Hasrianty

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations