SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH- Sedikitnya ada dekitar 433 kertas suara Pemilihan Kepala Desa di Desa Matara telah habis digunakan, akibatnya masyarakat yang datang untuk menggunakan hak pilihnya terpaksa pulang kembali, mengingat belum ada pergantian kertas suara dari panitia kabupaten.

Kertas Suara Pilkades Matara Habis, Masyarakat Berbondong Pulang
Anggota DPRD La India saat memantau kertas suara yang rusak akibat basah (Foto: Ali Tidar / SULTRAKINI.COM)

"Tasumuli'o paha'i, maka tamai fendua, kamangka pa'a ndakangkoha-koha na ini, ingka mina'o nandoa kahatasi (saya pulang dulu, baru saya datang kembali, capenya mi kalau kita cuma duduk-duduk disini, baru juga belum ada kertas suara," tutur salah satu warga, Dedy yang pulang karena tidak ada kertas suara, Selasa (28/11/2017).

Ketua Panitia, Rahman mengaku bahwa masalah kehabisan kertas suara ini sudah dikomunikasikannya sama Kabag Tapem yang bertanggung jawab terhadap kegiatan ini, dan ini sudah diamini. Saat ini masih sementara diperjalanan menuju lokasi.

"Sudah dijalan mi menuju kesini, kita sabar saja tunggu mereka," jelas Rahman.

Lain halnya dengan tanggapan salah satu anggota DPRD Buteng, La India, ia mengatakan hal ini bisa mengurangi animo masyarakat dalam menyalurkan aspirasinya, karena kecerobohan seperti ini.

"Kita taukan masyarakat disini pekerjaannya petani semua, kalau seperti ini modelnya bisa jadi mereka akan pergi menyelesaikan pekerjaan mereka dikebun. Apalagi sekarang masih buka lahan baru," tutur anggota dewan yang berasal dari Rumpun Wasilomata ini.

Olehnya itu, La India mengharapkan hal ini tidak boleh terulang kedua kalinya, karena ini merupakan kesalahan fatal yang dilakukan oleh panitia kabupaten.

"Mereka sudah di Lakudo tadi, sudah menuju kesini. Masa tidak dibungkus dengan plastiknya, akhirnya dia basah," Pungkas La india.


Laporan : Ali tidar

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations