SULTRAKINI.COM: Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) Joko Saptono yang ditemukan bersimbah darah di rumah dinasnya, Jalan Jambu Mete Kelurahan Batulo, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, pada Selasa (14 November 2017) diduga sebagai upaya bunuh diri.

Ketua Pengadilan Negeri Baubau Bunuh Diri?
Rumah dinas Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) Joko Saptono.

Dugaan bunuh diri itu disampaikan Kabiro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA), Abdullah di Jakarta.

"Iya itu benar, tapi nanti akan saya jelaskan. Nanti akan kami beri penjelasan," ucap Abdullah kepada wartawan, Selasa (14/11/2017).

Joko Saptono adalah hakim karier yang saat ini menjadi KPN Baubau. Joko merupakan pria kelahiran 31 Oktober 1968.

Seperti diberitakan SultraKini.com sebelumnya, Joko ditemukan di rumahnya dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka di pergelangan tangan sebelah kiri dan luka tusuk pada bagian perut sebelah kiri.

(Baca: Ketua PN Baubau Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya)

Kasubdit PPID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh menjelaskan kejadian pertama kali diketahui oleh anggota Shabara Polres Baubau yang sementara patroli di sekitar rumah dinas korban. Polisi mengamankan gunting dan pisau kater.

Saat ini, rumah dinas Ketua PN Baubau dipasangi garis polisi dan mendapat penjagaan beberapa personil anggota kepolisian dari Polsek Wolio.

Tetangga korban mengaku tidak mendengar suara ribut-ribut di rumah korban. “Saya tidak tahu ada kejadian ini, tadi malam tidak dengar ada suara ribut. Saya tahu ada kejadian setelah melihat ada polisi dan rumahnya sudah dipasang garis polisi,” ujar Zamri, tetangga korban.

Humas Rumah Sakit Siloam, Greg Heri Siswanto mengatakan, pasien masuk ke rumah sakit sekitar pukul 04.00 Wita.

“Saat ini pasien masih ditangani di ruang operasi. Kami tidak bisa jelaskan lebih mendetail luka yang diderita pasien,” ucap Heri. 

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations