Pilkada koltim

Kimochi, Box Cafe di Konawe yang Tetap Eksis Meski di Tengah Pandemi

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Mewabahnya Covid-19 di berbagai daerah membuat sejumlah usaha kecil dan menengah mengalami penurunan omset. Namun, tidak bagi Kimochi, salah satu box cafe yang memiliki induk usaha di depan MTQ Unaaha. Usaha ini bahkan meraup Rp 7-10 juta perhari.

Kimochi menyediakan menu beragam dan sederhana, seperti bakso bakar, green tea, thai tea, es buah, jeruk peras, dan aneka minuman lainnya.

Putra, salah seorang pembeli menuturkan, meski tergolong sederhana dan sama seperti box cafe lainnya, dirinya mengaku rasa yang dihadirkan oleh kimochi berbeda dari tempat lainnya.

“Saya sudah satu tahun langganan di sini, hari ini saya beli bakso bakar dan minuman cokelatnya, baksonya benar-benar terasa dan minuman rasa cokelatnya berbeda dari yang lain, paduan dan takaran rasa cokelat dan susunya sangat pas sekali di lidah, enak,” ucapnya, Minggu (22/11/2020).

Owner Kimochi, Eka Ririn Saputri, bercerita usaha tersebut ditekuninya bersama suami sejak 2017. Meski pandemi Covid-19 masuk di Sultra Maret 2020, hal tersebut tidak menyurutkan pendapatannya sehari-hari, walaupun sempat tutup dua minggu.

Kimochi di Konawe. (Foto: Ulul Azmi/SULTRAKINI.COM)

Usahanya lalu dibuka lewat online. Pembeli bisa memesan lewat aplikasi kemudian diantarkan oleh kurir. Hal ini rupanya tetap membawa kelancaran dan keuntungan usahanya selama pandemi.

Pilkada

“Alhamdulillah pandemi tidak mempengaruhi penghasilan Kimochi, sehari bisa 7 juta, 8 juta, bahkan bisa sampai 10 juta,” jelasnya.

Marlin, suami Eka yang juga owner Kimochi menambahkan, dalam sehari total daging sapi yang dikelola menjadi bakso bakar mencapai 40 kilogram.

“Alhamdulillah penghasilan tetap jalan dengan omzet yang sama,” jelasnya.

Kimochi juga memberikan sentuhan syar’i lewat pakaian yang dikenakan para pegawainya. Hal ini juga membawa daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

“Ini juga bentuk dakwah kami,” terangnya.

Kini, usaha Kimochi tidak hanya berlokasi di Unaaha, Kabupaten Konawe, tetapi membuka cabang di Wawotobi dan Kota Kendari. (C)

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.