Kini Malindo Air bisa Terbang Langsung ke Tiongkok

SULTRAKINI.COM: Malindo Air telah memperkenalkan layanan terbarunya dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia dan Bandar Udara Internasional Penang, Malaysia ke Bandar Udara Internasional Wuxu Nanning, Tiongkok mulai 18 Agustus 2018, terbang dua kali dalam seminggu.

Tarif promosi ditawarkan di RM599 untuk Kelas Ekonomi dan RM1.099 untuk Kelas Bisnis satu kali perjalanan dari Kuala Lumpur, sedangkan tarif dari Penang adalah RM400 untuk Kelas Ekonomi dan RM899 untuk Kelas Bisnis. Pemesanan dapat dilakukan melalui situs resmi Malindo Air, kantor penjualan tiket, pusat layanan pelanggan, dan agen perjalanan pilihan Malindo Air.

Penerbangan OD2100 dari KLIA dijadwalkan berangkat pukul 17.45 MYT (Malaysia Time) dan akan tiba di Penang pada 18.45 MYT. Selanjutnya nomor OD0696 akan berangkat dari Penang pada 19.45 MYT. Perjalanan akan ditempuh selama 3 jam dan 15 menit, pesawat diperkirakan tiba Nanning pukul 23.00 CST (China Standard Time).

Penerbangan kembali dari Nanning OD0697 dijadwalkan berangkat pada hari berikutnya pukul 12.05 CST dan tiba di Penang pukul 3.20 MYT. Untuk penumpang yang kembali ke KLIA, penerbangan OD2111 akan berangkat dari Penang pada pukul 4.30 MYT dan dijadwalkan tiba pada 5.30 MYT.

Dalam layanan ini, Malindo Air akan mengoperasikan pesawat Boeing 737-800NG yang terdiri dari 12 Kelas Bisnis dan 150 kursi Kelas Ekonomi.

CEO Malindo Air, Chandran Rama Muthy, mengatakan pihaknya telah menerima tanggapan yang luar biasa dari masyarakat untuk memulai penerbangan ke Tiongkok dari kota utama di Malaysia, yaitu Kuala Lumpur, Penang, Langkawi, Johor Bahru dan Kota Kinabalu. Nanning mewakili kota ke-8 yang kami terbangi dari Malaysia ke Tiongkok. Penerbangan Malindo Air dari Kota Kinabalu ke Nanning telah dimulai pada 13 Agustus 2018.

“Saat ini, kami menawarkan penerbangan dari Kuala Lumpur dan Penang dua kali seminggu. Untuk mengantisipasi permintaan yang lebih tinggi di rute Kuala Lumpur-Penang- Nanning, dalam waktu dekat, kami akan mempersiapkan penambahan frekuensi terbang,” kata Chandran Rama Muthy dalam rilisnya diterima SultraKini.Com, Kamis (16/8/2018).

Pelayanan tersebut juga, lanjutnya, bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperluas jaringan rute Malindo Air. “Kami juga bertujuan untuk membawa lebih banyak penumpang ke Malaysia sejalan upaya mendukung pertumbuhan industri penerbangan. Layanan baru ini akan mempromosikan beberapa kota di Malaysia dan mendorong para pelancong untuk melakukan perjalanan di kota tujuan favorit,” tambah Chandran.

Penumpang akan menikmati bagasi cuma-cuma 25 kg untuk Kelas Ekonomi dan 40kg untuk Kelas Bisnis, makanan selama penerbangan serta ruang kaki yang luas (seat pitch).

Nanning adalah ibu kota wilayah Guangxi, yang terletak di dekat perbatasan dengan Vietnam. Kota ini dinamakan kota hijau, karena memiliki pemandangan hijau dengan rekreasi tropisnya. Selama di Nanning, wisatawan juga ditawarkan tempat makan dan belanja yang mencerminkan beragam budaya kota ini.

Malindo Air adalah maskapai Malaysia yang berbasis di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) dan Subang Skypark di Selangor, Malaysia. Maskapai ini mulai beroperasi pada Maret 2013 dengan penerbangan domestik dan sejak itu berkembang untuk mengoperasikan rute ke semua bandara utama di Malaysia serta di seluruh benua Asia dan Australia.

Malindo Air memiliki 16 ATR72-600 dan 31 Boeing 737NG pada April 2018. Maskapai ini juga memperoleh IATA Operational Safety Audit (IOSA).

Saat ini, Malindo Air mengoperasikan lebih dari 800 penerbangan setiap minggu di seluruh jaringan yang terus berkembang dari sekitar 52 rute.

Malindo Air adalah anggota maskapai IATA, codeshare Malindo Air dengan Turkish Airlines, Lion Air, Batik Air, serta mitra interlining Xiamen Air, All Nippon Airways (ANA), Qatar Airways, Etihad Airways dan Oman Air.

Sumber: Malindo Air
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.