Iklan Clarion

Kisah Pengantar Galon Asal Muna Barat yang Diremehkan Hingga Lolos Caleg

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemilu serentak yang berlangsung pada 17 April 2019, ternyata menyimpan berbagai kisah unik. Baik dari penyelenggara KPPS hingga calon legislatif.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), seorang caleg yang sehari-hari bekerja sampingan sebagai pengantar galon, berhasil mengamankan satu kursi di DPRD.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Namanya Agung Darma (28), satu-satunya caleg yang bekerja sebagai pengantar galon, berhasil mendapatkan suara terbanyak dan mengalahkan ketua partainya.

Agung tidak menyangka akan berhasil meraih kursi di DPRD Kabupaten Muna Barat. Padahal sebelumnya, banyak yang tidak percaya bahkan meremehkannya saat maju nyaleg.

Ditambah lagi, Agung harus berhadapan dengan lawan politiknya yang kuat di dapilnya. Namun berkat kegigihan dan keiklasannya, usaha Agung dengan kesehariannya sebagai pengantar galon dan sekaligus caleg, berbuah manis.

Diketahui, Agung menjadi Caleg dari partai Demokrat dengan Dapil Muna Barat I yang meliputi Kecamatan Kusambi, Kecamatan Napano dan Sawerigadi.

Dari perhitungan suara, Agung meraih suara terbanyak dengan total 732 suara. Perolehan suaranya itu, ia berhasil mengalahkan suara dari ketua partainya, DPC Demokrat Muna Barat dengan perolehan 520 suara.

“Keberhasilan ini berkat dukungan dan motivasi keluarga dan masyarakat yang telah memberikan motivasi buat saya. Kedepannya, setelah menjadi anggota DPRD di Muna Barat, saya akan tetap menjalin silahturahmi dan membantu masyarakat yang membutuhkan saya,” tutur Agung.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.