KM Izhar Terbakar di Perairan Soropia, 7 Orang Meninggal

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kapal penumpang KM. Izhar rute Kendari Sulawesi Tenggara menuju Kaleroang Sulawesi Tengah mengalami kebakaran ditengah laut tepatnya di perairan Soropia pada Jumat 16 Agustus 2019 sekitar pukul 23.45 Wita.

Badan SAR Nasional Kendari mencatat sebanyak 7 orang penumpang kapal meninggal dunia, 4 orang lainnya belum ditemukkan dan masih dalam tahap pencarian oleh pihak terkait. Sementara 61 orang penumpang lainnya berhasil dievakuasi di darat dengan bantuan perahu nelayan di wilayah sekitar Soropia.

Kepala Basarnas Kendari, Djunaedi mengatakan telah terjadi kebakaran kapal di perairan Soropia KM. Izhar rute Kendari Sulawesi Tenggara menuju Kaleroang Sulawesi Tengah, tiba-tiba mengalami kebakaran di perairan Soropia, dekat pulau Bokori.

“Basarnas menerima laporan pada pukul 00.30 tepat pada tanggal 17 Agustus dini hari, mendengar laporan itu Bazarnas langsung turun di lokasi kejadian membantu melakukan proses evakuasi,” ucap Djunaedi, Sabtu (17/08/2019).

Basarnas Kendari yang turun langsung ke lokasi baru berhasil melakukan evakuasi terhadap 68 orang penumpang, namun 7 diantaranya meninggal dunia.

“Dilapangan kami (Basarnas) mengevakuasi 68 orang korban, diantaranya 7 orang meninggal dan 61 orang selamat,” ungkapnya.

Menurut Djunaedi hingga pagi ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap orang 4 orang penumpang yang belum ditemukan.

Dari ke tujuh orang korban meninggal diketahui 5 diantaranya orang dewasa dan 2 lainnya anak-anak, yakni Syamsiah Lewa (70), Nurianti (45), Haikal (4), Omang (65), Naura (3), Sarumi (38), dan Salmia Lasimi. Sementara empat penumpang yang belum ditemukan diantaranya Lantapa (50), Ruslan (25), Heri 23 dan Iti.

Informasi sementara yang diperoleh SultraKini.com dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Kendari penyebab terjadinya kebakaran kapal berasal dari percikan api di mesin kapal.

“Kami sudah tanyakan ternyata sumber api itu bersumber dari percikan api dari mesin, cukup besar, sudah berusaha dipadamkan namun karena mungkin ada selang yang lepas dan sudah bercampur oli sehingga tidak berhasil dipadamkan dan akhirnya penumpang meninggalkan kapal dengan lompat kelaut,” ucap Benyamin Ginting, Kepala Kantor KSOP Kelas II Kendari ditempat terpisah, Sabtu (17/8/2019).

Kata Ginting, hingga saat ini belum dapat dipastikan berapa total jumlah pasti dari penumpang KM. Izhar dikarenakan adanya korban penumpang yang tidak mengalami luka-luka langsung pulang tanpa melaporkan diri dan didata oleh petugas. Saat ini nahkoda kapal tengah diamankan di Polsek Soropia.

“penumpang yang selamat tidak melapor di dua posko yang ada baik posko Puskesmas Soropia maupun diposko kantor Desa Bajo Indah, jadi ada beberapa yang belum diketahui, belum dapat dipastikan jumlah keseluruhan, tapi teman-teman petugas tetap melakukan pencarian,” ujarnya.

Proses evakuasi penumpang kapal yang terlibat yakni Basarnas Kendari, KSOP, Polair Polda Sultra dan masyarakat sekitar.

 

Laporan: Maykhel Rizk dan Hasrul Tamrin

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.