SUARA

Konawe, Butuh 24 Tahun untuk Raih Kembali Adipura

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Bagi pemerintahan kota (Pemkot) Kendari, penghargaan Adipura bukan lagi hal asing. Namun tidak untuk pemerintah daerah (Pemda) Konawe. Mendapat penghargaan Adipura adalah hal yang prestisius.

Baru-baru ini, Kabupaten yang dipimpin Kery Saiful Konggoasa dan Parinringi mendapat penghargaan Adipura Buana. Sebuah penghargaan untuk kota kategori kecil bersih, nyama dan layak huni. Perjalanan untuk bisa kembali meraih Adipura Pemda Konawe, ternyata cukup panjang. Butuh waktu 24 tahun lamanya.

Ketua panitia penerima piala Adipura Konawe, Parinringi menuturkan, Konawe pernah meraih Adipura yang pertama tahun 1992. Ketika itu, pemerintahan masih dinahkodai Bupati Razak Porosi. Pencapaian itulah yang diabadikan jadi tugu Adipura di jalan poros Kota Unaaha. Namun setelahnya, Adipura tidak kunjung diraih lagi. Meskipun Razak ketika itu memimpin selama dua periode.

yamaha

Pada zaman pemerintahan Lukman Abunawas, bupati berikutnya, penghargaan Adipura jauh panggang dari api. Selama dua periode, ibu kota Konawe tak pernah masuk sebagai peraih Adipura. Program Permata seolah tak sanggup mempercantik Unaaha dan membuatnya layak meraih Adipura.

Geliat untuk meraih Adipura dirasakan di pemerintahan Kery – Parinringi. Melalui program Perisai, Kota Unaaha pun disulap lebih cantik dari sebelumnya. Alhasil, setelah tiga tahun memimpin, Konawe berhasil meraih Adipura Buana.

“Pencapaian ini akan terus kami kanjutkan. Inilah tantangannya, bahwa mempertahankan itu lebih susah ketimbang meraih. Tetapi kami optimis dengan target-terget kedepannya,” tandas Ketua KNPI Konawe itu.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.