Kontribusi Bangun UMKM, Menkop Teten: Cintai dan Belanja Produk Lokal 

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil & Menengah (Menkop dan UKM), Teten Masduki, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (12 Desember 2020), disambut langsung oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Menkop Teten Masduki setibanya di Bandara Haluoleh langsung menuju Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra bersama rombongan untuk menghadiri dan membuka secara resmi acara Semarak Pasar UKM Sultra Tahun 2020.

Saat memberikan sambutan Menkop Teten, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Katanya ini sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah Sultra dalam rangkaian membangun motivasi bagi pelaku UMKM agar mampu bertahan di erah kebiasa baru serta memanfaatkan potensi yang ada, yang pada akhirnya mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasonal. 

“UMKM memiliki arti penting bagi perekonomian nasional lebih dari 64 juta UMKM berkontribusi terhadap 97 persen penyerapan tenaga kerja dan 61 persen share terhadap PDRB nasional. Namun adanya pandemi Covid-19 telah mengakibatkan dampak buruk,” ujar Menkop Teten Masduki, Saat memberikan sambutan pada acara Semarak Pasar UKM Sultra Tahun 2020, Sabtu (12/12/2020).

Menkop Teten, menjelaskan bahwa UKM merupakan pilar utama perekonomian nasional. Pelaku usaha dinilai menjadi tumpuan harapan untuk menyerap lapangan kerja, sumber pendapatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Hingga kini upaya yang dilakukan pemerintah juga membutuhkan dukungan semua pihak, olehnya itu lanjut Teten, Ia sangat mengapresiasi dan selamat atas terselenggaranya kegiaan ini sebagi pentuk kepedulian pemerintah daerah Sultra dalam meningkatkan perluasan akses pasar produk UMKM indonesia dalam rangka membangkitkan perekonomian nsional dimasa pandemi, sekaligus sebagai implementasi gerakan nasional bangga dengan produk lokal. 

“Ini penting, sekarang daya beli masyarakat yang turun karena banyak kehilangan pekerjaan kehilangan pendapatan atau pendapatan menurun maka penting ekonomi nasioanl digerakabln oleh belanja pemerintah dan tentu konsumsi rumah tangga. Jadi ayo sekarang kita gerakan belanja buatan dalam negeri,” ungkap Teten.

Dalam kondisi saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra juga telah berupaya memberi perhatian kepada pelaku UMKM berupa bantuan permodalan, bantuan keringanan kredit  perbankan, pendidikan dan pelatihan, hingga fasilitasi pemasaran dengan melibatkan stakehoder terkait. 

“Dapat kami sampaikan di hadapan Bapak Menteri bahwa kegiatan Semarak Pasar UKM Sultra adalah sebuah aksi kemitraan yang diinisiasi oleh pemerintah provinsi, melalui Dinas Koperasi dan UKM Sultra bersama Elfata Institute, yang tujuannya untuk memperkuat model pemberdayaan UKM yang selama ini telah dijalankan,” ujar Gubernur Sultra, Ali Mazi. 

Gubernur Ali Mazi mengatakan secara spesifik, kegiatan Semarak Pasar UKM Sultra Tahun 2020 bertujuan memberikan ruang kesempatan kepada pelaku UKM dalam meningkatkan kapasitasnya, fasilitasi solusi permasalahan usaha yang dihadapi para pelaku UKM, membuka peluang fasilitasi kemitraan, promosi produk, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan usahanya dengan adanya penghargaan.

“Acara ini melibatkan pelaku UMKM, pemerintah, swasta, komunitas bisnis, perguruan tinggi dan media,” pungkasnya 

Dalam rangkaian acara tersebut Gubernur Sultra, menyambut baik nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan BPJS Ketenagakerjaaan terkait perlindungan pelaku koperasi dan UMKM dalam program jaminan sosial ketenagakerjaaan. Di Sultra sendiri, terdapat 147.977 koperasi dan UMKM. 

“Pemprov Sultra melalui Dinas Koperasi dan UMKM telah bergerak cepat mengimplementasikan di wilayah Sultra. Dan alhamdulillah, hal itu dapat kita wujudkan hari ini, yaitu penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada pelaku koperasi dan UMKM,” ujar Ali Mazi.

Selain membuka Semarak Pasar UKM Sultra Tahun 2020, Menteri Teten juga menjadi narasumber pada talkshow bertema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Pemberdayaan UKM Guna Pemulihan Ekonomi Nasional” yang dirangkaikan dengan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan digitalisasi UMKM melalui Ayomibeli.com.

Selanjutnya, melakukan kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sultra dan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari. Pada pagi hari, Minggu (13 Desember 2020), menteri bersama rombongan bersepeda santai menuju pelabuhan dan menyeberang ke Pulau Saponda, Kabupaten Konawe, melakukan dialog bersama masyarakat setempat.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.