Iklan Clarion

Konut Kembali Direndam Banjir

SULTRAKINI.COM: Sebanyak empat desa di Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, terendam banjir sejak Sabtu (15 Juli 2016) dini hari. Rumah-rumah warga terendam banjir akibat hujan yang turun terus menerus dalam kurun lima hari terakhir. Keempat desa yang dilanda banjir adalah Andowia, Amolome, Lamondowo dan Larobende. Banjir rata-rata setinggi 50 cm.

Bupati Konut, Ruksamin didampingi sejumlah stafnya telah melihat langsung banjir yang merugikan warganya. Banyak pihak menduga, banjir tersebut akibat pembukaan lahan sawit dan tambang Nikel beberapa waktu lalu secara tidak terkendali.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Sejauh ini belum diketahui adanya korban jiwa.  Banjir di Konut bukan kali pertama. Tiga tahun lalu, tepatnya 25 Juli 2013 banjir dengan ketinggian 4 meter juga terjadi. Saat itu terjadi di Desa Tapuuwatu dan Desa Longeo, keduanya berada di Kecamatan Asera dan juga di Kecamatan Andowia, yakni di Desa Puusuli, Desa Puuwonua, Desa Laronanga dan Desa Labungga. Saat itu satu orang meninggal dunia dan 8.000 warga mengungsi.

Selain Konut, wilayah Konawe dan Konawe Selatan juga sering dilanda banjir. Bahkan pemerintah Kabupaten Konawe awal tahun lalu telah mengingatkan warganya untuk waswas. Kantor Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe telah bersurat kepada seluruh camat dan kepala desa untuk menjaga kemungkinan yang bisa saja terjadi saat cuaca ekstrim.

”Selain waspada banjir,  masyarakat juga diminta mewaspadai tanah longsor,” kata Kepala BPBD Konawe, Jahiudin, saat itu.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.