Festival Pesona Budaya Tua Buton

Korban Banjir di Koltim Terima Bantuan dari Hasil ‘Patungan’

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Bupati Kolaka Timur (Koltim), Tony Herbiansyah, mengaku bantuan disalurkan kepada korban banjir di wilayahnya bukan dari dana cadangan kontingensi pemerintah daerah. Bantuan kepada korban banjir merupakan sumbangan dari SKPD dan organisasi masyarakat.

Dana kontingensi adalah dana yang disisihkan dari pendapatan bersih untuk menutup biaya tak terduga atau tidak diharapkan seperti bencana alam.

“Sumber bantuan yang masuk, antara lain partisipasi dari SKPD, belum ada dari Pemda. Partisipasi dari seluruh SKPD. Kami sendiri membantu secara spontanitas dan sukarela kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ucap Tony, Rabu (12/6/2019).

Begitu juga dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Koltim, Mariono. Menurutnya, masing-masing SKPD mengumpulkan sumbangan untuk korban banjir.

Wilayah terdampak bencana di Koltim, meliputi Kecamatan Ladongi, Loea, Dangia, Lambandia, Uesi, dan Kecamatan Uluiwoi.

“Masing-masing dinas menyumbangkan beras dua sak, air mineral gelas sepuluh dos, dan beberapa kardus mi instan. Kami menyetorkan di Pemda hari pertama berkantor (usai cuti lebaran),” terang Mariono.

Sumber bantuan lain didapatkan para korban berasal dari komunitas dan pihak Polres Kolaka. Kepala Diskominfo Koltim, Nyoman Abdi, menerangkan semua bantuan terkumpul dikategorikan atas nama Pemda bukan OPD bersangkutan. Misalnya, bantuan lima ton beras, dua ton beras dari Baznas, dan bantuan dari masyarakat.

“Kita gabung-gabung, kita jadikan bantuan pemerintah. Saya saja ada beberapa titik itu semacam di Dangia, di posko induk juga ada, tapi itu bukan atas nama Kominfo tapi atas nama pemerintah daerah,” jelas Nyoman, Kamis (13/6/2019).

Kapolres Kolaka menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Uluiwoi, Kolaka Timur, Rabu (13/6/2019). (Foto: Dok.SULTRAKINI.COM)
Kapolres Kolaka menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Uluiwoi, Kolaka Timur, Rabu (13/6/2019). (Foto: Dok.SULTRAKINI.COM)

Selain distribusi bantuan, proses evakuasi korban banjir terus dilakukan. Misalnya, pada Rabu, 12 Juni 2019. Basarnas Kendari melalui Tim rescue SAR Kolaka kembali mengevakuasi korban banjir di Dusun 3 dan 4, Desa Anambada sebanyak 31 KK atau 108 jiwa pada pukul 06.10 Wita.

Laporan: Hasrianty
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.