Kota Kendari Rangking 1 DBD se-Sultra

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Seiring pergantian musim yang saat ini terjadi di wilayah Indonesia, sejumlah penyakit pun mulai menyerang masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat Sulawesi Tenggara.Penyakit yang kini heboh diberitakan adalah penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue). Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini, bisa menular ke orang lain karena adanya Virus Dengue. Tidak heran, DBD ini tergolong cukup masif di daerah Sultra. Daerah yang paling banyak terserang DBD yakni Kota Kendari.Kota yang baru saja mendapatkan Piala Adipura Kencana kedua ini, memegang rekor tertinggi se-Sulawesi Tenggara. Hal ini berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, bahwa dari tanggal 10 Februari 2016, sebanyak 160 warga Kota Kendari terjangkit DBD.Namun demikian, data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, jumlah pasien DBD yang dirawat inap di RSUD Kota Kendari dari Januari hingga 28 Februari 2016, sebanyak 133 pasien dengan presentase 60 persen berasal dari dalam kota.Diakui Kepala Bidang Pelayanan RSUD Kota Kendari, Syarif B, pasien DBD tersebut bukan hanya dari Kota Kendari saja, tetapi juga banyak yang berasal dari luar kota.
Selain itu pasien DBD terbanyak juga lebih di dominasi oleh anak-anak yang berumur 14 tahun kebawah.\”Kalau pasien terbanyak itu lebih didominasi oleh anak-anak berumur 14 tahun kebawah, dan pasien-pasien disini juga itu sebagian banyak yang berasal dari luar daerah,\” terang Syarif dengan ramah saat ditemui SULTRAKINI.COM, Selasa (23/2/2014).Sayangnya, pihak Dinas Kesehatan Kota Kendari hingga berita ini ditayangkan belum dapat dihubungi untuk mengkonfirmasi penyebaran DBD dalam kota yang mencapai rekor tertinggi. (C)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.