Iklan Clarion

KPUD Kendari akan Rekrut Relawan Demokrasi, Ini Syaratnya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kendari akan merekrut 55 relawan demokrasi untuk pemilu 2019. Pendaftaran dibuka 14-16 Januari 2019 mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita.

Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh, mengatakan relawan demokrasi tersebut dibagi dalam sebelas basis, yakni keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, penyandang disabilitas, kebutuhan khusus, komunitas, keagamaan, kaum marginal, warga internet, serta warga adat dan budaya.

“Relawan demokrasi menjadi bagian nonformal dari KPU atau menjadi agen dari KPU untuk sosialisasi di tingkatan basisnya masing-masing,” jelas Jumwal, Sabtu (12/1/2019).

Relawan demokrasi tentunya memiliki kriteria, di antaranya WNI berusia 17 tahun saat mendaftar dan pemula maksimal 25 tahun, pendidikan minimal SLTA atau sederajat, berdomisi di wilayah Kendari, pendaftar harus terdaftar sebagai pemilih dan bukan penyelenggara pemilu, memiliki pengalaman dalam kegiatan penyuluhan atau aktif dalam suatu organisasi tertentu, membuat karya tulis, dan membuat program kerja untuk ditawarkan.

Untuk kelengkapan berkas yang harus disetorkan, berupa foto copi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), foto copi ijazah SLTA atau sederajat, pas foto 4×6 empat lembar, surat pernyataan tidak menjadi anggota partai politik, dan keterangan terdaftar sebagai pemilih dari PPS.

Kemudian surat pernyataan kesedian menjadi relawan demokrasi, surat pernyataan tidak pernah terlibat dalam tindak pidana atau tidak sedang menjalani proses hukum, surat pernyataan bukan bagian dari penyelenggara pemilu 2019, daftar riwayat hidup dan bagi yang mempunyai piagam sertifikat berkaitan dengan KPU boleh dilampirkan.

Untuk berkas pendaftaran diantar langsung ke Kantor KPUD Kendari.

Hasil seleksi akan diumumkan pada 22 Januari 2019, mengingat minggu ke empat bulan ini relawan sudah mulai kerja.

Masa tugas relawan yang terpilih selama tiga bulan.

“Relawan juga akan mendapatkan honor Rp 750 ribu perbulan dan perlengkapan lainnya berupa kaos, topi, rompi, id card, dan sertifikat. Selain itu, setiap melakukan kegiatan mereka difasilitasi dengan alat peraga juga konsumsi untuk acaranya,” jelas Jumwal.

Laporan: La Ismeid
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.