Kunjungan Kerja di Sultra, Kapolri Inginkan Penjemputan Biasa Saja

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ada yang menarik dalam kunjungan kerja Kapolri, Jenderal Drs. Idham Azis, di Polda Sultra. Tak seperti kunjungan pejabat negara lainnya yang identik dengan penjemputan yang mewah dan meriah, orang nomor satu di jajaran Polri ini meminta agar tidak ada penjemputan yang mewah kepada dirinya dan rombongan, Senin (13/1/2020).

Kapolri juga mengatakan, dalam kunjungannya kali ini tidak menginginkan penjemputan yang istimewa karena dirinya tidak mau personel sibuk mengurus dirinya sementara pekerjaan pokok terabaikan.

“Bukan saya tidak mau dijemput, tapi kita harus membedakan mana agama, adat, kebiasaan, tradisi, budaya,” kata Idham Azis saat memberikan arahan kepada personil di aula Dachara Polda Sultra.

Jenderal bintang empat ini menceritakan, ibu negara saja kalau pulang ke Solo tidak ada yang antar, hanya ada dua paspampres, bahkan masuknya pun di ruang tunggu biasa.

Saat memberikan arahan ke personil, Kapolri menegaskan bahwa kepolisian siap mengawal pembangunan nasional serta tetap menjaga solidaritas TNI Polri untuk memperkuat kekuatan dengan tujuan bersama menjaga agenda Kamtibmas dan pengamanan Pemilu Kada serentak 2020.

“Netralitas Polri dalam rangka Pilkada serentak 2020 adalah harga mati, ” ungkap Jenderal asal kampung Salo, Kota Kendari ini.

Selain itu, Kapolri lebih banyak menekankan kepada seluruh anggota di Polda Sultra untuk kerja ikhlas, jujur profesional, dalam pelaksanaan tugas serta jangan mengabaikan keluarga, karena hanya keluarga tempat kita kembali dan mau menerima kita apa adanya.

Tidak lupa Jenderal Idham Azis juga mengenang dan bercerita masa kanak-kanak hingga beranjak dewasa yang Ia habiskan di Kota Kendari sebelum akhirnya tamat sekolah di SMA 1 Kendari pada Tahun 1982 dan melanjutkan pendidikan di AKABRI Kepolisian A angkatan 1988 (AKPOL 1988 A).

Dalam kunjungan kali ini Kapolri membawa lingkaran utama pejabat Mabes Polri salah satu diantaranya Kabareskrim Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang pernah menjabat sebagai Ditreskrimum Polda Sultra.

Sang jenderal juga menanaman pohon di halaman depan Mapolda Sultra sebagai wujud implemetasi polisi peduli penghijauan yang sedang digalakkan Polri. Pohon yang ditanam oleh Kapolri yakni Durian (Durio zibethinus).

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Habiruddin Daeng

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.