Kunjungan WNA ke Wakatobi Naik 15,6 Persen, PNBP 175 Persen

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Angka kunjungan warga negara asing ke Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara meningkat sekitar 15,6 persen pada 2017 dibandingkan 2016. Pengunjung terbanyak berasal dari negara Britania Raya.

“Kunjungan WNA tahun 2016 hanya 76 orang saja, sedangkan sampai dengan 15 Desember 2017 berjumlah 104 orang,” kata Kepala Kantor Imigrasi kelas III Wakatobi melalui Kasubsi Insarkom Wasdakim, Redho. FA. Zofist, Senin (15/1/2018).

Data pihaknya menunjukkan, jumlah izin tunggal kunjungan berdasarkan maksud tujuan kedatangan wisata pada 2016 sebanyak 52 orang dan kunjungan keluarga 24 orang. Sedangkan di 2017, kunjungan wisata sebanyak 59 orang, kunjungan keluarga 28 orang, dan pelatihan 17 orang.

Sementara berdasarkan asal kewarganegaraannya, tercatat Britania Raya 36 orang, USA 11 orang, Swedia empat orang, Prancis delapan orang, Inggris empat orang, dan sejumlah kewarganegaraan lainnya sebanyak 13 orang. Untuk 2017, kewarganegaraan Britania Raya masih terbanyak jumlah kunjungannya, yakni 34 orang, USA delapan orang, Italia sembilan orang, Afrika Selatan enam orang, Inggris 12 orang, dan kewarganegaraan dari negara lainnya sebanyak 35 orang.

“Tahun 2016 laki-laki 32 orang, perempuan 44 orang. Sementara 2017, laki-laki 45 orang dan perempuan 59 orang,” terangnya.

Fortune

Dia menambahkan, WNA yang datang untuk izin tinggal sementara (ITAS) sebanyak empat orang untuk 2016 dan 16 orang di 2017 yang dikeluarkan oleh pihak Imigrasi.

“ITAS tahun 2016 untuk Penanam Modal Asing (PMA) hanya satu orang, ITAS penyatuan keluarga tiga orang. Sementara di tahun 2017, ITAS PMA hanya satu orang, ITAS penyatuan keluarga tiga orang, dan ITAS Tenaga Kerja Asing (TKA) perhotelan 11 orang dan perdagangan satu orang. TKA ini rata-rata bekerja di Wakatobi Dave Risort (WDR),” jelasnya.

Kata dia, ITAS yang dikeluarkan bagi WNA dari berbagai negara, seperti tahun 2017, meliputi warga negara Britania berjumlah dua orang, USA empat orang,  Italia empat orang, Spanyol dua orang, Jepang satu orang, dan lain-lain tiga orang. 

“Sehingga dengan naiknya kunjungan WNA ini, jumlah Penghasilan Negara Bukan Pajak meningkat 157 persen. Tahun 2016, PNBP hanya berjumlah Rp  31.205.000 sedangkan tahun 2017 menjadi Rp 80.160.000,” ucapnya.

Laporan: Amran Mustar Ode

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.