Iklan Clarion

Kunker ke Mubar, Kejati Sultra Disambut Tarian dari Multi Etnis

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat, mengapresiasi program Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk menunjang percepatan pembangunan, dari segi ekonomi kerakyatan maupun kesejahteraan daerah secara keseluruhan.

Hal itu dikatakan Bupati Muna Barat, LM. Rajiun Tumada pada kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Azhari bersama rombongan dalam rangka tatap muka serta pengarahan peran dan fungsi kejaksaan mensukseskan pembangunan daerah melalui program TP4D.

“Saya kira ini sebagai bentuk tindak lanjut dalam program pemerintah. Program TP4D sudah kami lakukan untuk menindaklanjuti apa yang menjadi surat edaran Kejaksaan Agung, dimana sejak 2015 sudah melakukan MoU antara Pemda Muna Barat dan Kejari Muna,” kata Rajiun kepada SultraKini.Com, Kamis (9/11/2017).

Proses pelaksanaan kegiatan dan program Pemda Muna Barat (Mubar) yang dikawal dan dibimbing melalui program TP4D, kemudian bisa terarah dengan baik dan tidak melanggar yang sifatnya merugikan keuangan negara.

“Tentunya ini sangat luar biasa bagi Pemda Mubar, dimana Kajati Sultra langsung turun lapangan memantau, melihat dan kemudian memberikan arahan kepada kami, dalam rangka progres kegiatan yang dilakukan untuk menunjang percepatan pembangunan,” tambah Rajiun.

Kedatangan rombongan Kejati Sultra di Kabupaten Muna, disambut dengan tarian Bali Panjen Brama Singa Depok dari Sunda, Kambera Mokesa dari Muna, serta diterima oleh para tokoh dan lembaga adat di Muna barat.

“Dari persiapatan penjemputan itu kita coba menyampaikan kepada setiap tamu daerah, bahwa kita disini adalah daerah multi etnis, dimana semua masyarakatnya saling mendukung dan rukun damai,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Muna Barat, Nasir Kola.

(Baca juga: Mantapkan Program TP4D, Kejati Sultra Datangi Muna)

Laporan: Arto Rasyid

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.