Iklan Clarion

La Bakry: Inovasi Desa Dibutuhkan Untuk Membangun Daerah

SULTRAKINI.COM: BUTON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara membuka menyelenggarakan program inovasi desa dengan tema “Dengan Inovasi Kita Wujudkan Buton sebagai Kawasan Bisnis dan Budaya Terdepan”. Hal itu sebagai tindak lanjut dari inovasi pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Gedung Wakaka, Kecamatan Pasarwajo, Rabu (27/12/2017).

Acara yang dimulai pukul 10.30 Wita tersebut, dibuka oleh Pelaksana Tugas Bupati Buton, La Bakry yang dihadiri kepala desa, camat, tim pelaksana desa dari kecamatan, serta seluruh stakeholder lingkup pemerintah Kabupaten Buton.

Dalam sambutannya, La Bakry mengatakan kegiatan tersebut merupakan program yang digelorakan Presiden agar desa bisa maju dan mandiri dengan berbagai inovasi sesuai dengan situasi dan karakteristik di setiap desa. Sebab potensi nasional 60 persen ada di desa.

“Kalau setiap desa punya inovasi dan terobosan lebih produktif dengan kebijakan dana desa yang digelontorkan Presiden, kita punya keyakinan bahwa desa kita tidak akan saksikan lagi terjadinya stagnasi pembagunan disana,” kata La Bakry.

Baca Juga

Menurutnya, dengan anggaran rata-rata lebih dari Rp 1 miliar dari dana desa dan alokasi dana desa bisa dimanfaatkan dengan baik dalam rangka mendorong inovasi yang berimplementasi pada kemajuan dan kesejahtraan desa itu sendiri.

“Rata-rata desa itu mengelola diatas 1 miliar, dana ini harus dimanfaatkan untuk mendorong inovasi, jangan berhenti berinovasi, karena kalau tidak kita akan bosan, tujuannya supaya ada kemajuan di desa,” ucap La Bakry.

Usai seremoni acara program inovasi tersebut, La Bakry beserta jajarannya meninjau stan bursa inovasi desa di temmpat berlangsungnya acara.

Laporan: La Ode Ali

Komentar
Loading...