La Bakry: Produksi Miras Sudah Lama Jadi Tumpuan Ekonomi sebagian Warga Buton

SULTRAKINI.COM: BUTON – Bupati Buton, Sulawesi Tenggara, La Bakry menyebut produksi miras tradisional oleh sebagian masyarakat di wilayah itu sudah lama menjadi sumber kehidupan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hal itu membuat dilema pemerintah setempat sehingga dicarikan alternatif lain.

“Ini memang sudah lama masyarakat menggantungkan kehidupannya di produksi miras, dan ini menjadi dilema juga kita di pemerintah daerah,” kata La Bakry kepada sejumlah awak media di halaman Mapolres Buton saat menghadiri pemusnahan miras, Selasa (15/5/2018).

Sehingga lanjut La Bakry, pihaknya sudah berupaya mencarikan solusi, namun solusi yang ditawarkan tersebut nilai ekonomisnya rendah seperti air dari pohon enau diproduksi menjadi gula aren.

“Karena selain nilai ekonomisnya rendah, prosesnya juga lama sehingga masyarakat lebih memilih diproduksi menjadi miras,” ujarnya.

Meski begitu, kata La Bakry, pihaknya terus mencari alternatif lain, sebab lebih banyak sisi negatifnya yang bisa merusak mental generasi muda yang berkaitan dengan tindak kriminalitas.

“Olehnya itu Pemda terus berkoordinasi dengan Polres serta unsur forkopimda lain untuk melakukan upaya pencegahan terhadap peredaran miras,” terangnya.

 

 

Laporan: La Ode Ali

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.