Laba dan Aset Bank Sultra Meningkat di Tahun 2015

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Laba Bank Sultra tahun 2015 menunjukan peningkatan yang signifikan dibanding catatan tahun 2014. Di tahun 2014 sebesar Rp117.809 miliar, sedangkan 2015 laba dicatatkan Rp127.041 miliar.

 

\”Dengan melihat kondisi ekonomi saat ini masih mengalami perlambatan, kenaikan catatan laba sebesar 7,84 persen tersebut dinilai cukup baik,\” jelas Direktur Utama Bank Sultra, Khaerul Kemala Raden.

 

Dari catatan laba teraebut, penyumbang pendapatan yang terbesar, masih didominasi oleh bunga pinjaman. \”Pendapatan terbesar masih dari bunga pinjaman,\” tambahnya.

 

Laba tersebut, kata Khaerul, telah dialokasikan untuk dibagikan dalam bentuk deviden bagi pemerintah daerah selaku pemegang saham di Bank Sultra.

 

Sebagai bank dengan kepemilikan saham berada di Pemerintah Daerah, keberhasilan kinerja Bank Sultra dapat diselaraskan dengan keberhasilan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan perekonomian Sultra.

 

Untuk catatan aset, pada tahun 2014, Bank Sultra mencapai Rp3,4 triliun. Sedangkan pada 2015 sebesar Rp4,6 triliun.

 

\”Untuk catatan Aset di tahun 2015, jika dibandingkan tahun 2014 naik 33,40 persen,\” jelas Kharerul.

 

yamaha

Selain itu, kenaikan juga tercatat pada penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Sultra. Untuk DPK berupa Giro, catatan tahun 2014 sebesar Rp912 miliar. Sedangkan tahun 2015 menjadi Rp1,4 triliun. Atau meningkat sebesar 59,13 persen.

 

Peningkatan lainnya, juga tercatat pada penyerapan DPK untuk tabungan. Di tahun 2014 simpanan tabungan tercatat sebesar Rp769 miliar. Sedangkan di 2015 meningkat 32,36 persen menjadi Rp1,01 triliun.

 

Tak hanya itu, Deposito Bank Sultra juga mengalami peningkatan cukup signifikan di tahun 2015 yakni sebesar 75,19 persen dengan capaian Rp1,01 triliun. Lebih tinggi dibandingkan capaian 2014 yang hanya sebesar Rp581 miliar.

 

Untuk penyaluran kredit di tahun 2015 juga meningkat, jika dibandingkan tahun 2014 dengan peningkatan 30,19 persen. Di tahun 2015, kredit yang disalurkan sebesar Rp3,2 triliun sedangkan tahun 2014 hanya Rp2,5 triliun.

 

Selain catatan keuangan, sarana pendukung produktifitas kinerja Bank Sultra juga mengalami peningkatan dari segi jumlah.

 

Jumlah kantor di tahun 2014, tercatat hanya 56 unit. Sedangkan di tahun 2015 menjadi 61 unit.

 

Selain itu, unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Sultra juga mengalami penambahan jumlah dari 32 unit di tahun 2014, menjadi 46 unit di 2015 yang tersebar di seluruh wilayah Sultra.

 

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.