Lagi, Projo Sentil Dua Desa Bermasalah Dana Desanya

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Lembaga Swadaya Masyarakat Pro Jokowi (LSM-Projo) Konawe kembali menyentil masalah dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) di Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Projo menyebut, setidaknya ada dua desa yang terindikasi bermasalah.

Kepala Bidang Hukum Konstitusi dan Otonomi Daerah Projo Konawe, Abiding Slamet mengungkapkan di Desa Bokori dan Desa Atowatu ada pengadaan perahu dan mesin oleh pemerintah desa melalui DD. Namun hasil investigasi sementara dari Projo, pengadaan tersebut bermasalah.

Salah satu masalah yang muncul ialah dengan adanya dugaan bahwa kapal-kapal yang diperuntukan kepada masyarakat hilang. Sehingga, azas manfaat dari penggunaan anggaran negara itu menjadi tidak ada juga.

“Di Bokori dan Atowatu itu ada pengadaan perahu dan mesinnya, tapi banyak yang hilang,” ujarnya, Rabu (23/8/2017).

Menurut Abiding, Projo masih akan melakukan investigasi mendalam terkait temuan itu. Sebab kata dia, program pengadaan perahu dan mesin di dua desa menggunakan anggaranya ratusan juta rupiah.

yamaha

“Kami juga masih akan menelusuri pengadaan perahu dan mesin yang juga dilakukan di desa lainya di Kecamatan Soropia,” tandasnya.

Sebelumnya, Projo Konawe menyentil program pengadaan perahu dan mesin di Desa Telaga Biru yang juga masih di Kecamatan Soropia. Perahu dan mesin yang dibeli pemerintah desa, ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada (Rencana Anggaran Belanja (RAB) desa. Untuk desa tersebut, Projo sendiri telah memasukan usilan hearing ke DPRD Konawe.

(Baca: Projo Sebut Camat Soropia dan Kadesnya “Bermain” Proyek Pengadaan Perahu)

Laporan: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.