Iklan Clarion

Langka, Bocah Asal Buton Ini Punya Mata Biru

SULTRAKINI.COM: BUTON – Seorang bocah berusia 4 tahun, Fardhan Ramadhan, asal Desa Boneatiro Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton ini memiliki fisik langka, yakni mata biru yang berbeda dengan milik masyarakat Sulawesi Tenggara pada umumnya.

Hal ini terungkap setelah pemilik akun facebook bernama La Yusrie memotret sang anak lalu mengunggahnya di media sosial Facebook pada Jumat 10 Maret 2017. Postingannya kemudian ramai diperbincangkan.

“Saya mengambil foto ini sore tadi. Terima kasih kepada sahabat Almus Fantastik dan Agus Slamet telah menemani berkelana di pesisir barat Pulau Buton. Kami mendatangi Desa Boneatiro Kecamatan Kapontori, Buton dan menemukan anak manis ini. Ayahnya adalah seorang Bugis: Faisal Ambo Dalle namanya,” tulis La Yusrie di akun Facebooknya.

La Yusrie menceritakan, bahwa ibunda dari Faisal Ambo Dalle (nenek Fardhan), adalah masyarakat asli Buton. Mata biru yang dimiliki Fardhan menurun dari neneknya.

“Ibu Faisal Ambo Dalle adalah seorang perempuan Buton, menurutnya dari neneknyalah itu trah mata biru menurun pada anaknya,” katanya.

Postingan La Yusrie tersebut disukai dand ikoemntari ratusan pengguna facebook, serta telah berkali-kali dibagikan.

Pemilik akun facebook lainnya, Asmayanti Asrum menilai mata biru yang dimiliki Fardhan Ramadhan merupakan sesuatu yang langka, khsusnya didaratan Buton.

“Cmn ada di kapontori ka? Di desa lain?,” tulisnya di kolom komentar postingan Fardhan.

“Sangat langka dong ka yg seperti ini yaa…,” sambungnya.

Akun lainnya, Desak Ketut Sutiari menganggap bocah bermata biru itu sesuatu yang unik. Dengan kulit berwarna coklat sangat cocok dipadu dengan matanya yang biru.

“Unik, kulit coklat mata biru. Memang gen tidak bisa menipu,” katanya.

“Keren matax ndak perlu pake softlens hahaa,” kata pemilik akun lainnya, Midayani Sukmawan.

“Selalu ada jejak jejak unik bukti sejarah,” komen Ade Irma Udayani Chairuddin.

Saat dikonfirmasi melalui aplikasi messenger, La Yusrie mengungkapkan, bahwa anak tersebut empat bersaudara.

“Mata biru itu didapat dari neneknya Fardhan, mereka 4 bersaudara, ada juga satu kakaknya Fardhan yang mata biru tapi tidak sebiru matanya Fardhan,” kata pria yang hobi fotografi ini, Sabtu (11/03/2017).

Sejak tahun lalu, beredar rumor adanya masyarakat asli Kabupaten Buton yang memiliki ciri unik mata biru. Menurut sejumlah catatan, ini diperoleh dari keturunan campuran Portugis-Buton. Namun sampai kini belum ditemukan literasi resmi atau hasil penelitian yang membuktikan catatan tersebut.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.