Langkah Maju Sebagai PT Unggul, UMK Ikuti Program Asuh

SULTRAKINI.COM: Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Sulawesi Tenggara, mengikuti program asuh sebagaimana program dari Direktorat Penjamin Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Program Asuh dilakukan untuk meningkatkan mutu program studi perguruan tinggi melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal guna menuju prodi unggul tahun 2018 (Program Asuh PT Unggul). Dilansir dari laman resmi Ristekdikti, program ini ditujukan kepada PT Unggul untuk melaksanakan pendampingan implementasi SPMI kepada Perguruan Tinggi lain yang terakreditasi C.

Hal ini kemudian ditempuh Rektor UMK, Muhammad Nur beserta jajarannya ikut di program asuh sebagai salah satu langkah menuju perguruan tinggi yang unggul.

Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Ahmad Nurmandi mengungkapkan program tersebut berguna dalam menumbuhkan penerapan sistem penjaminan mutu internal oleh PT Unggul kepada PT asuhan.

“Program ini diperuntukkan bagi perguruan tinggi dibawah naungan Kemenristekdikti yang memenuhi persyaratan, sementara untuk PT Asuhan, yaitu perguruna tinggi swasta (PTS) yang berada pada kluster 3 dan 4 sesuai Surat keputusan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Nomor 2189/C/Kep/VIII/2017, tanggal 16 Agustus 2017,” jelas Ahmad Nurmandi seperti dilansir dari laman resmi UMK, Selasa (22/5/2018).

Dia berharap melalui program asuh mampu meningkatkan akreditasi PT yang dibimbingnya. Dampaknya pun kata dia, masyarakat semakin menaruh kepercayaan terhadap PT tersebut.

UMK terlibat dalam program asuh yang diselenggarakan pada 14-15 Mei 2018. (Foto: Dok.UMK)
UMK terlibat dalam program asuh yang diselenggarakan pada 14-15 Mei 2018. (Foto: Dok.UMK)

Pemateri dalam kegiatan 14-15 Mei 2018 itu, Dr. Suryo Pratolo didampingi Ir. Nafi Ananda Utama, Dr. Mukti Fajar, Drs. Mujiyana, bersama Anna Nur Nazillah, ST mengatakan menjadi PT yang unggul perlu didukung peran informasi dan teknologi. Khususnya, tata kelola PT itu sendiri. Misalnya, transparansi dalam keputusan maupun kebijakan sesuai keputusan bersama, serta dapat diakses oleh stakeholder yang membutuhkan.

“Pengelola PT yang baik dan benar adalah menjalankan kualitas pendidikan tinggi dengan baik, serta manajemen yang bisa dipertanggungjawabkan untuk mencapai PT yang unggul,” terang Suryo Pratolo.

Begitu juga akuntabilitas, fairness atau pengangkatan pegawai berdasarkan kompetensi dan track record, serta diperlukan efektif dan efisien. Adapun peran IT ialah dalam efisiensi manajemen dan efektivitas pembelajaran. Inilah yang menjadi kunci sukses dalam peningkatan daya saing.

“Manfaat sistem informasi bagi sistem pengendalian pengelolaan PT sendiri, berdasarkan pada data yang baik dan benar. Untuk mengelola data haruslah efektif, memperhitungkan waktu, dalam artian pengelolaan, data cepat, biaya, dan personal,” lanjutnya.

Rektor UMK, Muhammad Nur menyatakan pihaknya sangat antusias mengikuti program asuh itu. Diharapkan, melalui program tersebut UMK dapat menjadi perguruan yang unggul dan mampu berdaya saing.

 

Laporan: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.