Pilkada koltim

Lima Fakta Mencengangkan Terkait Dampak Banjir di Konawe

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Banjir melanda Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak 28 Juni 2018. Hingga kini, kondisi yang ditimbulkan masih belum pulih.

Data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, kepada Sultrakini.com menunjukan hal yang mencengankan. Ternyata kondisi banjir yang melanda daerah lumbung beras ini dalam beberapa hari belakangan cukup parah.

Fakta pertama, banjir terjadi di 12 kecamatan se-Kabupaten Konawe. Banjir melanda 43 desa dan 1 kelurahan, dengan jumlah kepala keluarga (KK) yang mendiami titik terdampak mencapai 2.116 KK.

Fakta kedua, sejumlah rumah di Desa Muara Sampara, Kecamatan Kapoiala, ada yang hanyut dan beberapa diantaranya terancam mengalami hal yang sama. Rumah warga yang telah hanyut tercatat empat buah rumah. Sementara yang terancam hanyut ada 13 rumah.

Fakta ketiga, ribuan hektar lahan sawah dan kebun terendam banjir. Setidaknya teridentifikasi, ada sekira 6000 hektar sawah yang terdampak. Sementara perkebunan hanya sekira 10 hektar.

Pilkada

Fakta keempat, laporan BPBD Konawe per 9 Juli 2018 mencatat ada 411 jumlah pengungsi akibat banjir. Mereka tersebar di tujuh desa tiga kecamatan.

Fakta kelima, para korban banjir masih membutuhkan pertolongan anda. Hal-hal yang saat ini mereka butuhkan, yakni tikar, selimut, kebutuhan bayi dan balita, makanan siap saji, perlengkapan makanan, air bersih, popok orang dewasa, tarpal dan perlengkapan pribadi untuk mandi.

Plt Kepala BPBD Konawe, Dedet Ilnari Yusta, mengungkapkan banji yang terjadi di beberapa titik disebabkan oleh luapan air dari sungai Konaweha dan Lahambuti. Selain itu, jebolnya tanggul juga menjadi penyebab utamanya.

Sejauh ini kata dia, pemerintah dalam hal ini instansi terkait telah melakukan asesmen di titik-titik banjir. BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik di semua titik yang terdampak.

“Dari komisi III DPRD Konawe juga telah melakukan kunjungan di lokasi banjir, sejak pekan lalu. Kita berharap semoga ini bisa segera teratasi baik untuk saat ini dan kedepannya nanti,” jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/7/2018).

Laporan: Mas Jaya
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.