Lurah, Camat, Satpol PP, ASN Hingga Mahasiswa di Kendari Ikut Pendidikan Bela Negara

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, melakukan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara di Kendari, Rabu (23/10/2019). Peserta pendidikan bela negara tersebut, yakni pegawai kelurahan serta kecamatan, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), ASN Pemkot, dan beberapa perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Kendari.

Pelaksanaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara yang diikuti kurang lebih 200 peserta mengusung tema “Gelorakan Semangat Bela Negara Generasi Milenial Untuk Memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia” dimaksudkan agar pihak-pihak ini, memahami dan ikut andil terlibat dalam menjaga keutuhan NKRI.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan bela negara merupakan kewajiban kita bersama warga Negara Indonesia tanpa terkecuali. Apalagi, katanya, tantangan era informasi seperti sekarang ini dampak negatifnya menjadi tanggung jawab semua kalangan khususnya kaum milenial untuk menjaganya, karena bela negara tidak hanya dengan mengangkat senjata atau fisik tapi dengan melakukan peran dengan baik.

“Menunjukkan kinerja kita sebagai mana peran kita, misalnya sebagai ASN, lurah atau yang lainnya itu juga merupakan bagian dari bela negara, jadi saya berharap pada peserta ini bisa mengikuti dengan seksama pendidikan ini secara utuh sehingga apa yang kita harapkan dari kegiatan ini bisa tercapai,” kata Sulkarnain usai membuka pendidikan pendahuluan bela negara, Rabu (23/10/2019).

Menurutnya, kalau generasi muda pada 90 tahun lalu mampu mewujudkan komitmennya dengan sumpah pemuda, maka tidak ada salahnya kita juga mencoba melanjutkan semangat itu melalui kontribusi lebih nyata untuk daerah Kota Kendari yang lebih baik dan bangsa Indonesia secara umum.

gemilang simpeda bank sultra

“Jadi sudah saatnya sekarang berkontribusi untuk daerah dan bangsa kita ini,” ucap Su sapaan akrab Sulkarnain.

Kepala Kesbangpol Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, mengatakan bahwa pendidikan bela negara ini bertujuan agar saling menjaga, yang muda membantu yang tua dan yang tua menyayangi yang muda, sehingga dengan demikian bisa terbangun patriotisme bela negara tidak ada sekat.

“Tanggung jawab bela negara ini itukan kewajiban semua warga negara, itu sudah dijamin oleh undang-undang. Jadi melalui kegiatan pendidikan ini bisa membangun kesadaran berbangsa, sehingga patriotisme itu terbangun dalam sanubari masyarakat kota Kendari,” kata Ridwansyah.

Dirinya berharap setelah kegiatan ini, peserta bisa memberikan informasi bersambung kepada masyarakat di sekitarnya, bahwa bela negara itu bukan hanya tanggung jawab TNI atau penegak hukum lainnya, pegawai negeri tapi semua komponen masyarakat sesuai profesi masing-masing.

“Makanya diakhir pendidikan ini ada kegiatan yang dikemas dalam bentuk out bond, sekaligus bersih-bersih pantai di nambo dalam rangka mendukung HPS, karena memungut sampah itu juga bagian dari bela negara, bukan hanya tugas pegawai kebersihan saja,” tutupnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.