Mahasiswa Pascasarjana Hukum Unsultra Study Tour ke Malaysia, Wakil Gubernur Sultra Diantaranya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebanyak 12 orang mahasiswa program Pascasarjana Hukum Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) diberangkatkan untuk study tour melalui program Magister Hukum Unsultra Benchmarking International Learning Experience di Kebangsaan Malaysia, Minggu (1/3/2020).

Diketahui, diantara ke 12 orang mahasiswa pascasarjana ini, satu diantaranya adalah Lukman Abunawas yang merupakan Wakil Gubernur Sulawsi Tenggara periode 2019-2024 ini. Sisanya yakni Prisky Riuzo Situru, Mas’ud, La Ode Junaiddin.S, Jamarin, Mido, Rizky Wahyuningsih, Agus Umar, Jerianto Patulak, Bambang E.P dan Marlin, dan satu diantaranya batal berangkat karena kegiatan keluarga.

Keberangkatan rombongan mahasiswa ini turut didampingi oleh Ketua Yayasan Unsultra Dr. M. Yusuf, Rektor Unsultra Prof. Andi Bahrun, Direktur Pascasarjana Dr. LM Bariun, Ketua Prodi Pascasarjana Dr. Hj. Suriani, Seketaris Prodi Hijriani, SH. MH.

Namun, dari informasi yang dihimpun SultraKini.com, Lukman Abunawas lebih dulu berangkat ke Malaysia, terpisah dari rombangan mahasiswa lainnya.

Sekertaris Program Pascasarjana Hukum Unsultra, Hijriani, mengatakan keberangkatan mahasiswa ini dalam rangka kegiatan pascasarajana hukum Unsultra melalui program Benchmarking International Learning Experience Tri Darma Perguruan Tinggi dan ini merupakan yang pertama.

“Jadi program ini merupakan bagian dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, melalui program kerjasama di beberapa Univercity di Singapura dan kebangsaan Malaysia,” ungkap Ocha panggilan akrab Hijriani selaku Sekertaris Prodi Pascasarjana hukum Unsultra, sebelum keberangkata melalui Bandara Airtport Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/3/2020).

Direncanakan study tour ini akan berlangsung hingga tanggal 6 Maret 2020 mendatang. Nantinya, selama di Universitas kebangsaan Malaysia, mahasiswa akan mengikuti workshop artikel ilmiah terindeks scopus serta kunjungan kerjasama konsulat jendral RI di Johor.

“Mereka ini mahasiswa pascasarjana hukum Unsultra merupakan angkatan pertama tahun 2019 yang berjumlah 29 orang. Saat ini tengah mengikuti kuliah pada semester tiga pada 2020 ini,” kata Ocha.

Dia jaga mengatakan bahwa pada semester tiga ini mahasiswa pasca hukum telah terbagi konsentrasi antara lain konsentrasi Hukum pidana, Perdata dan Tata Negara (HTN).

” Jadi tour akademik luar negeri maupun dalam negeri seperti ini merupakan bagian dari upaya program peningkatan potensi mahasiswa pascasarjana hukum Unsultra,” pungkasnya

Laporan: La Niati

Editor: Hasrul Tamrin

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.