SULTRAKINI.COM: KOLAKA - Puluhan mahasiswa kelembagaan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi penggalangan dana perdana bagi balita penderita Atresia Ani atau tidak memiliki lubang anus bernama Muhammad Fatur, Senin (4/12/2017).

Mahasiswa USN Kolaka Galang Dana Bantu Pengobatan Balita Tanpa Anus
Rektor USN berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk pengobatan Muhammad Fatur, balita tanpa anus oleh mahasiswa USN Kolaka, Sultra. (Foto: Amiruddin/SULTRAKINI.COM)

Kegiatan yang dilakukan oleh Rektor USN Kolaka, Azhari ini merupakan bentuk kepedulian bersama mahasiswa terhadap Muhammad Fatur. Sebagai bentuk apresiasinya, dirinya turut memberikan dana bantuan bagi warga Desa Kesio, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur itu.

Penggalangan dana digelar selama tiga hari, mulai 4-6 Desember mendatang dengna lokasi yang berbeda.

Hari Senin, 4 Desember dilaksanakan di dalam USN Kolaka. Hari Selasa, 5 Desember digelar di Jalan Pramuka tepatnya didepan Patimun dan dilanjutan di Tugu Antam Pasar Mekongga. Sedangkan hari Rabu, 6 Desember di gelar di bundaran Tugu Pahlawan 19 November Kolaka tepatnya di depan pertamina Sabilambo.

"Mewakili kelembagaan mengucapkan terimah kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya Kabupaten Kolaka yang telah membantu jalannya aksi penggalangan dana ini. Ibu Astuti (Ibu Muhammad Fatur) mengharap ada bantuan dari pemerintah setempat (Kolaka Timur) untuk membantu biaya transportasi dan biaya operasi anaknya," kata Presidium Mahasiswa, Muh. Adhi Idam.

Informasi dihimpun SultraKini.Com, Muhammad Fatur adalah anak kelima dari pasangan Astuti (45) dan Nasrun Lela (52). Kondisi anaknya itu, terjadi sejak lahir dan membutuhkan tindakan operasi. Namun, penanganan itu belum dilakukan, meskipun memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sebab, Puskesmas Lalolae merujuk penanganan Fatur dilanjutkan Rumah Sakit  Benyamin Guluh Kolaka. Tetapi rumah sakit tersebut ternyata tidak memiliki fasilitas khusus untuk membantu penanganan penyakit balita tersebut.

Kondisi keluarga Muhammad Fatur, balita tanpa anus bersama orangtuanya di kediamannya Desa Kesio, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

Hasil penelusuran SultraKini.Com ke kediaman keluarga sederhana ini sedikit berbincang dengan Ibu Balita yakni Astuti. Dia mengaku semakin khawatir dengan kondisi anaknya itu.

“Saya takut lubang itu infeksi jika buang kotoran terus disitu. Sesuai rujukan Puskesmas Lalolae, kami harus membawa  ke rumah sakit Benyamin Guluh Kolaka dan ini sudah ketiga kalinya kami ke rumah sakit itu membawa anak kami, namun rumah sakit itu tidak memiliki fasilitas, kami disarankan ke Makassar. Tapi kami hanya punya kartu KIS, kami tidak mampu membawanya ke sana apa tidak punya biaya penghasilan suami saya pas-pasan hasil dari tarik kayu," ucap Astuti, Jumat (1/12/2017).


Penulis: Amiruddin

Laporan: Hasrianty

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations