Iklan Clarion

Makan Gratis Hingga Memalak, Warung Makan Mimi Peri di Kendari Terpaksa Tutup

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sejumlah warung makan sari laut di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai resah akibat ulah preman yang kerap memalak penjual.

Seperti dialami oleh Ahmad Jaelani atau yang populer dengan nama Mimi Peri. Dia mengaku warung makan sari laut miliknya di Jalan Sorumba, Kecamatan Wowawanggu, Kota Kendari terpaksa harus tutup.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Iya saya tutup sementara karena selalu didatangi preman meminta uang Rp 300 ribu setiap bulan. Kadang belum ada satu bulan sudah datang meminta uang dengan alasan suruhan bosnya preman di sini. Selain uang, preman-preman yang suka datang di warungku juga makan tapi nda pernah bayar. Kalau nda dikasih mereka ngancam,” ujar Mimi dihubungi Sultrakini.com, Jumat (10/5/2019).

Selebriti youtube ini juga mengungkapkan, dirinya merugi karena usaha warung makan yang baru saja dibukanya itu kerap dipalak oleh preman.

Atas kejadian ini, dirinya tidak dapat berbuat banyak selain memaksakan diri untuk menutup usaha warung makan miliknya.

“Saya juga nda tahu tujuan mereka selalu datang menagih uang di warung makan saya. Alasanya katanya itu uang keamanan, tetapi justru mereka sendiri yang membuat kekacauan. Bahkan pernah ada yang sampai cabut pisau saat nagih uang,” ujarnya.

Mimi berharap, pemerintah dan pihak kepolisian segera menertibkan dan mengamankan preman-preman yang kerap memalak sejumlah warung makan di sekitar Jalan Sorumba.

“Kami hanya pengusaha warung kecil-kecilan, saya berharap pemerintah dan kepolisian memikirkan nasib kami yang selalu menjadi korban ulah preman. Saya hanya butuh rasa aman agar usaha saya bisa buka kembali,” tutupnya.

Untuk diketahui, Mimi peri yang bernama lengkap Ahmad Jaelani merupakan selebriti youtube yang populer di sosial media.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.