Iklan Clarion

Makanan Mengandung Boraks, Ini Efeknya

SULTRAKINI.COM:Di indonesia, penambahan boraks pada makanan merupakan hal yang dilarang. Meski begitu, sudah banyak dijumpai makanan mengandung boraks yang beredar di pasaran. Makanan tersebut antara lain bakso, mie, kerupuk, ketupat dan beberapa jenis jajanan pasar.

Mengingat dampak buruknya pada kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) akan melakukan penarikan produk jika diketahui ada boraks dalam makanan tersebut.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Berikut beberapa efek negatif yang mungkin terjadi pada Anda jika mengonsumsi makanan mengandung boraks:

Demam.

Mual.

Muntah.

Sakit perut.

Diare.

Sakit kepala.

Mata merah.

Merusak kesuburan

Merusak janin.

Kulit memerah terutama di telapak tangan, telapak kaki, skrotum, dan pantat dan mengelupas.

Tidak sadarkan diri.

Deperesi pernapasan (kesulitan bernapas)

Gagal ginjal akut.

Kematian.

Kenali Ciri-ciri Makanan Mengandung Boraks

Jangan hanya menilai makanan dari  tampilannya yang menggugah selera. Karena bisa saja makanan tersebut mengandung boraks. Ciri-ciri makanan mengandung boraks yaitu lebih tahan lama, dengan tekstur lebih kenyal dan lembut.

Sebagai contoh, berikut ciri-ciri bakso yang mengandung boraks seperti diutarakan oleh BPOM RI:

Jika digigit, teksturnya terasa lebih kenyal dan lebih keras ketimbang bakso normal.

Dapat bertahan sampai lima hari.

Bakso normal memiliki warna kecoklatan karena efek penggunaan daging. Namun, bakso berboraks mengeluarkan warna keputihan.

Jika dijatuhkan ke lantai, bakso akan memantul layaknya bola.

Tercium bau yang aneh.

Boraks adalah zat beracun yang tidak baik bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu, hindari makanan yang mengandung boraks. Jika Anda produsen makanan, jangan mencampurkan boraks pada produk jualan Anda, apalagi jika tujuannya demi merauk keuntungan yang banyak. Utamakan keselamatan konsumen.

Alodokter.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.