Sample Skyscraper 160×600
Sample Skyscraper 160×600
Iklan Clarion

Mandi Air Dingin Bisa Redakan Depresi, Kalau Mandi Air Panas?

SULTRAKINI.COM: Mandi adalah bagian penting dari rutinitas yang sehat. Namun tergantung pada suhu, waktu yang Anda habiskan di bawah air dapat menawarkan manfaat yang berbeda.

Apakah Anda suka panas atau lebih suka dingin, pelajari bagaimana rutinitas mandi Anda dapat mempengaruhi kesehatan Anda seperti yang dilansir popsugar.com ini. Setelah membaca, Anda mungkin memikirkan kembali cara Anda memutar tombol pemanas air Anda.

Mandi air panas bisa menghilangkan ketegangan dan menenangkan otot yang kaku. Jika Anda memiliki pancuran air yang kuat dan deras, akan lebih baik lagi. Biarkan air panas bekerja seperti  pemijat di bahu, leher, dan punggung Anda.

Studi telah menunjukkan bahwa mandi air panas bisa meningkatkan kadar oksitosin Anda dan meredakan kecemasan. Siapapun yang bekerja dengan penuh tekanan perlu menggunakan lebih banyak hormon ini dalam kehidupan mereka.

Mandi air panas juga bertindak sebagai dekongestan alami untuk menghilangkan gejala dingin, karena uap panas melembabkan saluran hidung.

Sementara itu, mandi air dingin sebenarnya sangat bagus untuk tubuh kita. Mengaktifkan shower dingin selama lima menit terakhir bisa membuat tubuh Anda terjaga. Perubahan suhu instan ini mengurangi kelelahan tubuh Anda dan meningkatkan kewaspadaan mental Anda.

Mandi “dingin” (sekitar 68 derajat Celcius) selama dua atau tiga menit sekali atau dua kali sehari direkomendasikan oleh peneliti sebagai pengobatan untuk depresi. Pastikan Anda memeriksakan diri  dengan dokter Anda sebelum mencobanya.

Di sisi lain, mandi air dingin lebih baik untuk rambut dan kulit kita. Bila mandi air panas bisa mengeringkan, mandi dingin menghidrasi dan membantu menghilangkan kulit kering.

Sumber: Tempo.co

Komentar
Loading...