Iklan Clarion

Manfaat Seks Untuk Kesehatan

SULTRAKINI.COM: Seks merupakan salah satu aktivitas yang dianggap menyenangkan bagi sebagian orang. Berbagai penelitian ilmiah mengungkapkan, hasrat untuk berhubungan intim sebenarnya sudah menjadi energi positif yang mendorong naiknya sistem kekebalan tubuh. Joy Davidson, Ph.D, psikolog dan sex therapist dari New York, Amerika Serikat, menyatakan bahwa banyak orang kaget saat tahu manfaat dari hubungan seks yang rutin dilakukan bagi hubungan suami istri.

Hal ini karena manfaat hubungan intim tidak hanya dapat mempererat keintiman pasangan, namun membuat seseorang lebih baik secara emosional, lebih sehat, dan bahagia.

Terlepas dari hakikatnya sebagai aktivitas untuk berproduksi, berhubungan seksual secara teratur merupakan salah satu cara untuk bersenang-senang, menjaga keintiman, sekaligus menjaga tubuh tetap bugar.

Tapi bagaimana jika terlalu banyak melakukan seks? Apakah ada akibat buruknya?

Tidak ada dampak buruk melakukan hubungan seks setiap hari selama itu batas wajar, melakukannya dalam persetujuan masing-masing dan menikmatinya bersama. Bahkan hal itu bisa jadi satu perekat bagi suami istri agar lebih harmonis dan mesra. Namun jika merasa keberatan dan ketakutan, komunikasikan dengan pasangan mengenai aktivitas ini.

Beberapa peneliti mengindikasikan bahwa orang yang tiap hari berhubungan intim memang mengalami susah terjadinya kehamilan, hal ini disebabkan karena kondisi asam pada vagina dan kualitas sperma akan turun. Namun belum tentu tidak bisa hamil, jangan khawatir jika melakukannya tiap hari. ujar dr. Yusi.
Berikut manfaat berhubungan intim bagi kesehatan.

1. Sistem imunisasi yang kuat
Menurut para peneliti dari Universitas Wilkes, Pennsylvania, melakukan seks sekali atau tiga kali dalam seminggu menambah tingkat ketahanan tubuh hingga 30 persen. Melakukan hubungan intim 1-2 kali per minggu secara rutin akan meningkatkan kadar antibodi yang dapat melindungi tubuh dari infeksi.
Antibodi digunakan dalam sistem imunisasi untuk melindungi pilek dan flu.

Hal ini disebabkan karena orang yang aktif melakukan hubungan seks lebih terpapar oleh bakteria dan virus yang justru menyebabkan keluarnya antibodi yang lebih besar.

2. Membakar Kalori
Seks merupakan aktivitas fisik. Berhubungan intim sama bobotnya dengan aktivitas berjalan cepat. Melakukan hubungan seks selama 30 menit dapat membakar sekitar 200 kalori. Oleh karenanya, menjadwalkan hubungan intim adalah kegiatan yang tepat untuk membakar kalori secara teratur.

3. Kesehatan Jantung yang lebih baik
Aktif melakukan hubungan seks menambah laju detak jantung yang memuncak selama mengalami orgasme. Menurut para peneliti di Institut Peneliti New England, Massachussettes, pria di umur 50 tahun melakukan hubungan seks sedikitnya dua kali seminggu akan mengurangi risiko penyakit jantung hingga 45 persen.

4. Menurunkan tekanan darah
Penelitian oleh Universitas Negeri Michigan mendapatkan wanita berusia antara 57 hingga 85 tahun masih aktif melakukan hubungan seks kemungkinan tidak akan terkena tekanan darah tinggi. Diduga hubungan intim membantu melebarkan pembuluh darah, meningkatkan pengiriman oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh, sekaligus mengurangi tekanan darah karena termasuk dalam aktivitas fisik dengan intensitas yang serupa dengan olahraga. Seperti yang diketahui sebelumnya, tekanan darah tinggi dapat memicu risiko serangan jantung.

5. Menghilangkan pegal linu
Menurut peneliti di Universitas Munster, Jerman, penderita migraine dilaporkan mengalami kemajuan dari keluhan sakitnya setelah melakukan aktivitias seksual. Sakit kepala di daerah tertentu, menyebabkan sakit tak tertahankan, membaik hingga 37 persen.
Seks juga memicu hormon rasa senang yang disebut endorphins yang dapat menghilangkan rasa sakit.

6. Mengurangi risiko kanker prostat
Para peneliti di Institut Kanker Nasional di Maryland mendapati pria ejakulasi 21 kali dalam satu bulan, akan lebih sedikit idap penyakit yang kerap dialami pria dengan melakukan hubungan seks empat hingga tujuh kali sebulan. Rajin ejakulasi memungkinkan prostat membersihkan senyawa penyebab kanker keluar dari tubuh. Selain itu, mencegah penimbunan kalsium yang diasosiakan pada kanker prostat.

7. Kualitas tidur yang baik
Melakukan hubungan seks akan mengeluarkan serangkaian zat kimiawi dalam otak termasuk hormon oxytocin dan prolactin. Kombinasi kedua ini dianggap membantu orang lebih relaks dan membuat orang cepat tidur lelap.

8. Mengurangi stres
Peneliti di Univertas Paisley, Skotlandia menemukan jika orang rajin melakukan hubungan seks dapat menurunkan tekanan darah terutama bagi orang yang berinteraksi di depan publik dibanding mereka yang tidak melakukan seks dalam kurun waktu dua minggu.
Pelepasan hormon oxytocin selama hubungan seks akan menenangkan tubuh.

9. Ingatan lebih tajam
Rajin melakukan hubungan seks akan meningkatkan ingatan pada wanita. Peneliti di Universitas McGill di Kanada menemukan wanita yang sering melakukan hubungan seks memiliki kemampuan mengingat kata-kata abstrak lebih baik dalam tugas mengingat kata.
Seks mungkin menstimulasi perkembangan syaraf dalam otak yang menyangkut kemampuan belajar dan mengingat. Syaraf mengirim pesan kepada sel lain dalam sistem syaraf.

10. Umur panjang
Penelitian di Universitas Bristol dan Belfast menemukan jika risiko kematian pada pria dapat dikurangi jika sering mengalami orgasme dibanding mereka yang tidak secara rutin melakukan ejakulasi. Penelitian ini melacak sekitar 1000 pria berumur 45-59 tahun selama 10 tahun.

sumber : Berbagai Sumber

laporan : Wa Ode Dirmayanti

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.